Jumat 17 Juli 2020, 06:35 WIB

Pembakar Lahan Dipidanakan

(RK/SS/ SL/DW/N-2) | Nusantara
Pembakar Lahan Dipidanakan

Rudi Kurniawansyah
4 Helikopter Dikerahkan untuk Karhutla Pelalawan

 

POLISI tidak sendiri dalam mengawasi kejadian kebakaran hutan dan lahan. Di Riau, ada Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari).

Kemaren, mereka mendatangi Polda Riau untuk melaporkan kejadian kebakaran lahan. Pelakunya, PT Arara Abadi. Area yang diduga sengaja dibakar mencapai 83 hektare.

"Mereka sengaja membakar untuk ditanami akasia. Pembakaran dilakukan untuk mengurangi biaya operasional," kata Wakil Koordinator Jikalahari, Okto Yugo Setyo, di Polda Riau, Pekanbaru, kemarin.

Area konsesi PT Arara itu terbakar sejak 18 Juni. Lokasinya berada di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, yang berbatasan dengan Desa pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.

Sampai 3 Juli, asap masih mengepul. Kebakaran ini dipadamkan Tim Manggala Agni, BPBD, dan tim dari PT Arara. "Di lokasi disebar informasi bahwa api berasal dari kebun masyarakat yang juga terbakar. Namun, jarak kebun warga dengan lokasi sekitar 680 meter, dan tidak ada peng hubung api. Tidak mungkin api meloncat dari kebun warga ke area itu," jelas Okto.

Dari analisis satelit, kebakaran di kebun warga terjadi pada 24 Maret-2 April, sedangkan di area konsesi baru muncul pada 28 Juni.

Sementara itu, antisipasi terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan juga terus dilakukan. Di Kalimantan Tengah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah menempatkan satu helikopter untuk melakukan pengebom an air. "Krunya ada lima orang dan mereka sudah mendarat di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya," kata Wakil Komandan Satgas Karhutla, Darliansjah.

Helikopter, lanjutnya, akan digunakan dalam operasi pemadaman di lokasi yang sulit ditempuh dari darat. "Heli dikirim berdasarkan permintaan gubernur."

Tim satgas di Jambi juga melakukan antisipasi dengan mengecek kelengkapan personel dan sarana serta prasarana pemadam kebakaran milik perusahaan berbasis lahan.

"Inspeksi ke perusahaan merupakan upaya satgas untuk mencegah kebakaran hutan secara dini," ungkap Komandan Korem 042/Garuda Putih Brigjen M Zulkifl i.

Bupati Banyuasin, Sumatra Selatan, Askolani juga meminta semua perusahaan segera melengkapi peralatan pemadaman kebakaran. "Segera verifi kasi juga lahan yang rawan terbakar." (RK/SS/SL/DW/N-2)

Baca Juga

MI/Cikwan Suwandi

Pasangan Cellica-Aep Tawarkan Program Tata Kelola Lingkungan

👤Cikwan Suwandi 🕔Selasa 24 November 2020, 13:15 WIB
Aep mengatakan, Karawang memiliki Pegunungan Sanggabuana yang merupakan generator alam terpenting untuk sejumlah kabupaten khususnya...
ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

Ditemukan Jejak Macan di Merapi

👤Agus Utantoro 🕔Selasa 24 November 2020, 13:05 WIB
Pekerja proyek perbaikan jalan akses pengungsian Singlar-Ngancar Kalurahan Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman menemukan...
Istimewa

Pemuda Pancasila Imbau Jangan Pasang Baliho Provokatif

👤Bagus Suryo 🕔Selasa 24 November 2020, 12:55 WIB
Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila di Kabupaten Malang, Jawa Timur mengimbau masyarakat jangan ikut-ikutan memasang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya