Kamis 16 Juli 2020, 15:10 WIB

Pemprov DKI Gandeng ACT dan Dharma Jaya Urus Daging Kurban

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
 Pemprov DKI Gandeng ACT dan Dharma Jaya Urus Daging Kurban

MI/Galih Pradipta
Petugas memotong sapi kurban saat Hari Raya Idul Adha 1437 H di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) PD Dharma Jaya, Cakung, Jakarta

 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berkomitmen melanjutkan Program Kegiatan Sosial Berskala Besar (KSBB) untuk membantu kehidupan sosial-ekonomi masyarakat sebagai dampak dari pandemi covid-19.

Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha, Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan ACT, BUMD PD Dharma Jaya, dan Bank Bukopin Syariah meresmikan program Sentra Qurban Terbaik 2020, yaitu program pemotongan hewan kurban yang proses penyembelihan hingga pendistribusiannya dilakukan sesuai protokol covid-19.

Pelaksanaan Sentra Qurban Terbaik 2020 akan berpusat di Rumah Potong Hewan (RPH) PD Dharma Jaya, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur. Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) yang hadir dalam acara peresmian tersebut berharap agar penyembelihan hewan kurban sesuai protokol covid-19 di RPH dapat benar-benar dilakukan secara higienis.

"Di masa pandemi covid-19 ini, kami harapkan kegiatan pemotongan hewan kurban yang biasanya dilaksanakan di halaman rumah, tanah kosong, halaman masjid, juga bisa dilaksanakan di tempat ini. Dalam rangka untuk memastikan bahwa seluruh rangkaian proses pemotongan hewan kurban dilaksanakan melalui proses yang higienis yang sehat yang bersih apalagi saat covid-19," terang Ariza saat peresmian di RPH PD Dharma Jaya, Kamis (16/7).

Menurut Ariza, Idul Adha merupakan momentum pembuktikan bahwa masyarakat Jakarta adalah masyarakat yang peduli dengan memberi perhatian kepada sesama. Oleh karena itu, dia mengajak seluruh masyarakat untuk berkolaborasi menyambut Idul Adha.

"Kami mengajak seluruh masyarakat, seluruh instansi, badan usaha dan kita semua untuk bersama berkolaborasi. Momentum ini kita manfaatkan sebaiknya dengan cara berkurban," tukasnya.

Data kemiskinan, imbuh Ariza, menunjukkan peningkatan. Ini artinya makin banyak saudara kita yang terdampak covid-19.

"Survei World Giving Index 2018 menunjukkan bahwa Indonesia menduduki peringkat pertama dari 146 negara sebagai negara paling murah hati. Semangat itu pula yang diusung dalam program KSBB untuk Idul Adha ini," tandas Ariza.

Baca juga: Polda Metro Gelar Operasi Patuh Mulai 23 Juli

Menurut Ariza, ini saatnya kita membuktikan masyarakat Jakarta adalah masyarakat yang peduli, yang memberikan perhatian kepada sesama. "Masyarakat Jakarta adalah masyarakat yang tingkat sosialnya tinggi. Kita ketahui, berdasarkan survei, Indonesia adalah negara yang masyarakatnya sangat peduli dan pernah memberikan bantuan sosial lainnya," lanjut Ariza.

Sementara itu, Presiden Direktur Global Qurban-Aksi Cepat Tanggap (ACT) Hafit Timor Mas’ud dalam program bertema 'Labbaik Berqurban Terbaik' ini menyampaikan bahwa lebih dari 1.000 ekor hewan kurban akan dipotong di RPH PD Dharma Jaya. Hasil dari pemotongan hewan tersebut, akan didistribusikan kepada 100.000 masyarakat Jakarta yang membutuhkan.

“Caranya bagaimana? Insya Allah dengan data 300.000 di Jakarta Care Line yang kami miliki kolaborasi bersama Pemprov DKI, pasca dipotong di Dharma Jaya, akan diantar ke rumah masing-masing dengan ojek online agar kurban tetap optimal ke tangan masyarakat dengan kondisi tetap di rumah dan dapat hewan kurban terbaik,” jelas Hafit.

Melalui Program KSBB Pemprov DKI Jakarta dan Global Qurban-ACT, sambungnya, pelaksanaan pemotongan hewan kurban tahun ini dipastikan akan mengikuti protokol kesehatan covid-19, mulai dari penyembelihan, pengemasan, hingga sampai ke tangan masyarakat penerima.

"Dan ini menjadi prosedur standar yang akan diterapkan Global Qurban-ACT di 43 cabang di seluruh Indonesia,” tegasnya. (OL-14)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Anies: Covid-19 Kembali Melonjak di Jakarta Karena Libur Panjang

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 24 November 2020, 14:35 WIB
Menurut Anies, ketika ada long weekend di akhir Oktober 2020, kasus baru pun naik secara...
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Bertambah 12 Orang, Pasien Rawat Inap di Wisma Atlet Jadi 2.075

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 24 November 2020, 14:20 WIB
Adapun dari total 2.075 terdiri dari 1.037 pria dan 1.038...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Butuh Political Will Pemprov DKI Tegakkan Sanksi Penolak Tes Swab

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 24 November 2020, 13:51 WIB
Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah menilai perlu ada political will yang kuat dari Pemprov DKI dalam menegakan aturan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya