Kamis 16 Juli 2020, 12:04 WIB

Konsumsi Berlebihan Berdampak pada Krisis Iklim

Fetry Wuryasti | Weekend
Konsumsi Berlebihan Berdampak pada Krisis Iklim

Unsplasj/Freestocks
ilustrasi: Orang Berbelanja

KONSUMSI berlebih yang dilakukan masyarakat berpenghasilan tinggi berdampak pada perubahan iklim. Makalah yang diterbitkan oleh para peneliti di University of New South Wales, Australia menyatakan perubahan gaya hidup dan sikap berbeda terhadap kekayaan, dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah lingkungan yang dihadapi dunia.

“Kesimpulan utama dari tinjauan kami adalah bahwa kita tidak dapat bergantung pada teknologi saja untuk menyelesaikan masalah lingkungan eksistensial, seperti perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati dan polusi. Tetapi kami juga harus mengubah gaya hidup yang makmur dan mengurangi konsumsi berlebih," Kata penulis utama makalah ini, Profesor Tommy Wiedmann seperti dilansir euronews.

Seperti diketahui, pembuatan pakaian, perumahan, kendaraan, dan sebagainya berdampak pada lingkungan, seperti pencemaran, perusakan hutan, hingga polusi. Para peneliti mengatakan, masyarakat terutama golongan kaya, harus mengatasi konsumsi berlebihan ini, seperti tidak perlu memiliki banyak rumah, kendaraan, dan makanan berlebih. Perilaku ini, kata Prof Wiedmann, perlu diubah.

"Ini hampir tidak pernah diakui, tetapi transisi menuju keberlanjutan hanya akan efektif jika kemajuan teknologi dilengkapi dengan perubahan gaya hidup masyarakat secara luas," kata rekan penulis makalah dan Profesor Riset Keberlanjutan di University of Sydney, Manfred Lezen.

Para peneliti ini juga mengakui bahwa tanggung jawab untuk perubahan tidak hanya terletak pada individu. Pemerintah dan masyarakat pun perlu menyingkirkan obsesi terhadap pertumbuhan ekonomi, karena oandangan seperti itu mendorong orang untuk semakin banyak mengonsumsi.

Dalam sebuah surat yang dibagikan kepada surat kabar The Guardian di Inggris, sekelompok 83 orang terkaya di dunia meminta pemerintah meningkatkan pajak pada orang kaya untuk membayar pemulihan ekonomi setelah pandemi covid-19.

Mereka meminta politisi untuk mengatasi ketidaksetaraan global dan mengakui bahwa kenaikan pajak pada orang kaya dan transparansi pajak internasional yang lebih besar, sangat penting untuk solusi jangka panjang. (M-4)

Baca Juga

Dok. XMEMS

Inilah Teknologi Headphone yang Diklaim Antirusak

👤Galih Agus Saputra 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 19:10 WIB
XMEMS membuat chip yang bisa mencakup kemampuan enam...
Instagram @warkopdkirebornmovie

Sederet Film Indonesia Tayang di Disney+ Hotstar

👤Abdillah Marzuqi 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 18:10 WIB
Ada 300 lebih judul film Indonesia yang akan tayang di jaringan berlangganan itu, salah satunya adalah Warkop DKI 4...
Instagram @007

Inilah Pemeran James Bond yang Dianggap Terbaik

👤Abdillah Marzuqi 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 17:05 WIB
Sean Connery terpilih sebagai James Bond terbaik, disusul Timothy Dalton dan Pierce Brosnan, berdasarkan jajak pendapat yang dilakukan...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya