Rabu 15 Juli 2020, 21:22 WIB

Penundaan Olimpiade Tokyo Bisa Diperpanjang dengan Alasan Ini

Antara | Olahraga
Penundaan Olimpiade Tokyo Bisa Diperpanjang dengan Alasan Ini

AFP/Charly Triballeau
Logo Olimpiade Tokyo 2020

Olimpiade Tokyo kemungkinan akan menghadapi perpanjangan penundaan jika virus korona bermutasi menjadi patogen yang lebih kuat, sebagaimana pendapat penasihat bidang kesehatan pemerintah Jepang Kiyoshi Kurokawa, Rabu (15/7).

Kemungkinan tersebut ia sampaikan berkaitan dengan lonjakan jumlah pasien baru-baru ini di Tokyo, yang disinyalir penyebabnya karena kegagalan untuk tetap berpegang pada pedoman kesehatan untuk mencegah penularan, katanya.

"Saya pikir virus bermutasi setiap saat, mungkin akan menjadi virus yang jauh lebih kuat dan memicu gelombang (pandemi) kedua. Olimpiade mungkin ditunda lagi, tetapi saya tidak bisa memprediksi," kata Kurokawa seperti dilansir Reuters.

Kurokawa, yang sempat menjabat penasihat sains kabinet Jepang 2006-2008, sudah memberi masukan pada pemerintah tentang pandemi virus, termasuk apa yang terjadi dengan lonjakan korban di Tokyo belakangan ini.

"Menurut saya itu adalah insiden kecil yang terjadi di Tokyo, kasus baru adalah karena orang tidak mematuhi rekomendasi kesehatan. Tetapi jika itu terjadi karena ada mutasi, maka itu adalah cerita yang sama sekali berbeda. Hal itu bisa terjadi di mana saja di dunia," pungkas Kurokawa.

Sebelumnya, Gubernur Tokyo Yuriko Koike mengatakan bahwa Olimpiade harus berlanjut tahun depan sebagai simbol persatuan dunia dalam mengatasi coronavirus. Olimpiade Tokyo 2020 semula dijadwalkan dimulai bulan ini, tetapi ditunda sampai 2021 karena pandemi covid-19.

Lonjakan infeksi di Tokyo, yang menyumbang lebih dari sepertiga dari 23.000 lebih kasus di Jepang, telah mendorong reaksi terhadap kampanye promosi pariwisata domestik. Kurokawa mengatakan pihak berwenang berusaha menyeimbangkan prioritas.

"Menurut saya, salah satu kekhawatiran pandemi ini adalah bagaimana caranya mencegah penyebaran infeksi virus ini. Sisi lain dari masalah ini adalah bagaimana tetap bisa mempromosikan ekonomi. Banyak orang kehilangan pekerjaan," katanya.

Pemerintah masih berusaha secara hati-hati untuk bisa melaksanakan dua prioritas itu secara seimbang, katanya. (OL-12)

 

Baca Juga

AFP/ Kevin C Cox/Getty Images

Lillard Cetak 51 Poin, Trail Blazers Tekuk Sixers

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 10 Agustus 2020, 12:39 WIB
Portland memangkas jarak menjadi setengah gim dari tim urutan delapan Memphis Grizzlies dalam persaingan di Wilayah...
AFP/EZRA SHAW / GETTY IMAGES NORTH AMERICA

Sebut Booker Harus Tinggalkan Suns, Green Didenda

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 10 Agustus 2020, 08:21 WIB
Green didenda karena pernyataannya saat menjadi komentator tamu di stasiun televisi TNT, Jumat (7/8), kala mengatakan Booker seharusnya...
AFP/Frank Augstein

Hamilton Sebut Ban Mobilnya Seperti Balon

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 10 Agustus 2020, 08:14 WIB
Masalah pada ban mobil membuat duet Mercedes, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas harus puas finis di belakang pembalap Red Bull Max...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya