Rabu 15 Juli 2020, 20:11 WIB

RS Swasta di Palembang Telah Layani Rapid Test Rp150 Ribu

Dwi Apriani | Nusantara
RS Swasta di Palembang Telah Layani Rapid Test Rp150 Ribu

ANTARA FOTO/Reno Esnir
Ilustrasi

 

TARIF rapid test di sejumlah rumah sakit swasta di Palembang sudah menyesuaikan surat edaran Kementerian Kesehatan RI. Diantaranya, Rumah Sakit Siloam Sriwijaya dan Rumah Sakit RK Charitas Palembang telah memberlakukan tarif baru rapid test yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebesar Rp150.000.

Direktur RS Siloam Sriwijaya, Bona Fernando mengatakan, harga rapid test di RS Siloam Sriwijaya sudah menyesuaikan aturan Kemenkes dan tanpa biaya tambahan lainnya. "Sekarang tarifnya Rp150.000 sudah all in, tanpa biaya-biaya tambahan lain," katanya, Rabu (15/7).

Disebutkan Bona, tarif baru rapid test ini mulai diberlakukan sejak 14 Juli 2020. Alat tes yang digunakan masih menggunakan alat produksi impor karena pihak rumah sakit baru akan mendapatkan alat rapid test produksi lokal pada Agustus mendatang. "Sudah dari kemarin. Alatnya masih impor karena yang produksi lokal baru tersedia Agustus," ujarnya.

Adapun jadwal rapid test di RS Siloam Sriwijaya yakni pada Senin sampai Sabtu mulai pukul 08.00 - 11.00 WIB. Layanan rapid test pun melalui drive thru sehingga masyarakat yang ingin melakukan rapid test tidak perlu keluar dari mobil.

Sementara itu, RS RK Charitas Palembang, menambahkan biaya administrasi tambahan Rp20.000 pada layanan rapid test drive thru. Kepala Bagian Humas RS RK Charitas Palembang, Kresna Tuti tarif baru rapid test di RK Charitas berlaku sejak 13 Juli lalu. "Alat tes kami memang masih impor. Agustus baru tersedia tapid test dengan produk lokal," jelas Tuti.

Waktu layanan rapid test di RS RK Charitas setiap hari kerja atau pada Senin hingga Sabtu pukul 08.00-13.00 WIB. Jika ingin melakukan rapid test masyarakat harus mendaftar dengan mengirimkan pesan WhatsApp resmi rumah sakit satu hari sebelum tes dilakukan. "Jadi untuk biaya rapid test seharga Rp150.000 dengan administrasi Rp20.000," kata dia.

Sementara itu, pelayanan rapid test di Bandara SMB II Palembang juga diberlakukan tarif sesuai SE Kementerian Kesehatan RI. Executive General Manager Angkasa Pura II Bandara SMB II Palembang, Fahroji mengatakan, biaya rapid test di Bandara SMB II Palembang bahkan hanya sebesar Rp145.000. "Sudah sejak satu ini kita menerapkan biaya rapid test sesuai dengan edaran Menteri Kesehatan. Bahkan rapid test di sini hanya sebesar Rp145.000 saja," kata dia.

Bahkan pihaknya memastikan hasil rapid test bisa keluar dengan cepat, sebagai upaya membantu para pengguna jasa transportasi udara. "Hasil rapid test bisa keluar 30 menit setelah tes. Sehingga bisa membantu bagi para pengguna jasa transportasi udara yang hendak terbang ke daerah lain," tutupnya. (OL-12)

 

Baca Juga

BIRO PERS SETPRES/LAILY RACHEV

Tol Pekanbaru-Dumai Diminati Investor

👤Ins/Pra/RK/X-11 🕔Sabtu 26 September 2020, 04:47 WIB
Minat investor untuk ikut mendukung pengembangan daerah harus direspons cepat sehingga pemerintah daerah dan masyarakat bisa mendapatkan...
Antara/Siswowidodo

Pabrik Rokok di Sumenep Ditutup karena Covid-19

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 26 September 2020, 02:25 WIB
Ini dilakukan setelah terdapat 94 karyawan yang positif terpapar virus korona jenis baru...
ANTARA/Iggoy el Fitra

1.100 Kamar Hotel di Sumut untuk Pasien Covid-19

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 26 September 2020, 00:55 WIB
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta penyediaan 1.100 kamar hotel di daerah itu untuk dijadikan ruang isolasi bagi pasien...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya