Rabu 15 Juli 2020, 12:09 WIB

Pencarian Korban Banjir Bandang Masamba masih Dilanjutkan

Lina Herlina | Nusantara
Pencarian Korban Banjir Bandang Masamba masih Dilanjutkan

Istimewa
Petugas gabungan masih mencari korban banjir bandang Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan yang hingga kini belum ditemukan.

 

PENCARIAN puluhan korban banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan masih terus dilakukan hingga Rabu (15/7). Termasuk tim reaksi cepat Penanggulangan Bencana dan Basarnas terus berusaha membersihkan sisa lumpur yang masih menutup jalan Trans Sulawesi. Hingga saat ini akses jalan Trans Sulawesi belum bisa dilalui kendaraan umum. Padahal jalan itu menjadi penghubung Kota Makassar ke Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan, dan Kota Poso, Palu, dan Tentena Sulawesi Tengah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara, Muslim Muchtar mengungkapkan data yang dihimpun ada enam kecamatan yang terdampak banjir yaitu Kecamatan Masamba, Sabbang, Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke, dan Malangke Barat.

"Sekarang masih terus dilakukan assesmen, dan sementara korban meninggal 16 orang. Jumlah rumah hanyut dilaporkan sebanyak 10 unit, tertimbun lumpur bercampur pasir yang tingginya antara 1-4 meter 213 unit, sehingga jumlah kepala keluarga terdampak 4.202 terdiri atas 15.944 jiwa," ungkap Muslim.

"Pengungsi hingga siang ini masih terus didata juga di sejumlah titik-titik pengungsian. Dan kita siapkan tiga posko induk untuk keperluan dapur umum dan sejenisnya," sambung Muslim.

Aliran listrik pun belum menyala. Warga yang wilayahnya tidak terdampak ikut merasakan pemadaman listrkk di Kabupaten Luwu Utara itu. 

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman setiba di Luwu Utara langsung berkunjung ke Desa Radda, Kecamatan Baebunta, karena dua dusun di sana porak poranda. Bahkan wilayah tersebut masih tergenang air. Sudirman juga berkesempatan mengunjungi Posko Pengungsian Desa Meli, di Kecamatan Bebunta. Sedangkan di wilayah Masamba, kendaraan belum bisa masuk karena akses jalan masih tertutup lumpur.

baca juga: Korban Jiwa Akibat Banjir di Luwu Utara, Sulsel Jadi 16 Orang

"Kami meminta kesabarannya, ini bencana. Harapannya warga sementara tetap di pengungsian. Bantuan sudah datang sebagian. Jangan sampai tinggalkan posko karena dikhawatirkan terjadi bencana susulan. Jadi kita harap di sini saja," tutup Sudirman. (OL-3)
 

Baca Juga

Ist/Pemprov.Babel

Bendungan Metukul Jadi Lokasi Kunjungan Kerja Presiden di Babel

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 03 Agustus 2020, 18:21 WIB
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Erzaldi ingin melihat secara langsung kondisi bendungan yang akan menjadi tujuan kunjungan kerja...
MI/Adi Kristiadi

Paus Tutul Terdampar di Pantai Cipatujah, Tasikmalaya

👤Adi Kristiadi 🕔Senin 03 Agustus 2020, 17:22 WIB
Seekor ikan paus tutul sepanjang 6 meter terdampar di Pantai Cipatujah tepatnya berada di Kampung Alur, Desa Ciheras, Kecamatan Cipatujah,...
ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Gubernur DIY: Pembelajaran Tatap Akan Muka Dimulai dari Mahasiswa

👤Antara 🕔Senin 03 Agustus 2020, 17:05 WIB
Pembukaan kegiatan pendidikan tatap muka akan dilakukan secara bertahap dimulai dari perguruan tinggi kemudian diikuti jenjang di...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya