Rabu 15 Juli 2020, 11:17 WIB

Edhy Prabowo akan Hibahkan Kapal Ikan Asing ke Kampus Perikanan

Hilda Julaika | Humaniora
Edhy Prabowo akan Hibahkan Kapal Ikan Asing ke Kampus Perikanan

ANTARA
Kapal Coast Guard China-5202 membayangi KRI Usman Harun-359 saat melaksanakan patroli.

 

MENTERI Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, kembali menegaskan tidak anti penenggelaman kapal. Menurutnya, penenggelaman tetap dilakukan jika terdapat kapal ikan asing (KIA) yang melakukan perlawanan saat hendak ditangkap oleh jajaran Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP).

Sementara itu, kapal yang sudah ditangkap dan diproses pengadilan, tidak akan ditenggelamkan. Nantinya kapal akan dihibahkan untuk kampus perikanan atau koperasi.

Baca juga: Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja Kena Dampak Covid-19

"Penenggelaman kita lanjutkan, "kalau kita tangkap dia lari kita tenggelamkan," ujar Edhy melalui keterangan resminya, Rabu (15/7).

Dikatakan Edhy, kapal-kapal yang sudah disita petugas akan dihibahkan untuk lembaga pendidikan. Terlebih saat ini, kampus-kampus perikanan juga masih minim kapal untuk praktek. Tak hanya itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga membuka peluang bagi koperasi yang ingin memanfaatkan tersebut.

"Banyak kampus yang tidak punya (kapal), saya prioritaskan untuk kampus KKP sendiri,"urainya.

Guna menepis kekhawatiran kapal-kapal asing sitaan akan dijual oleh oknum tak bertanggung jawab, Menteri Edhy menyebut dirinya akan memasang alat khusus. Selain itu, KKP juga akan terus melakukan pengawasan agar kapal yang sudah dihibahkan, tidak mudah dipindahtangankan.

"Ada pengawasan, kita pasang apa kalau dijual ketahuan," jelasnya.

Saat ini, KKP terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan serta Kejaksaan Agung guna menyusun mekanisme penyerahan eks kapal asing. Khusus untuk kampus, tidak akan diminta dana sepeserpun dalam proses hibah tersebut. Sementara bagi koperasi, akan ada mekanismenya untuk mencegah penyalahgunaan di kemudian hari.

"Kampus tidak perlu proses bayar, kalau koperasi ada mekanismenya," katanya.

Baca juga: SKK Migas Beri Insentif pada KKKS untuk Tingkatkan Investasi

Di tempat yang sama, Dirjen PSDKP, TB Haeru Rahayu memaparkan sejak Menteri Edhy menjabat hingga hari ini, KKP telah menangkap 58 kapal ikan asing yang melakukan pencurian ikan di perairan Indonesia. Tehadap kapal-kapal tersebut saat ini telah dilakukan proses hukum.

"Sekarang 58 (kapal) yang sudah ditangkap," jelas Tb Haeru. (OL-6)
 

Baca Juga

Antara/M Agung Rajasa

Masyarakat Diajak Terapkan Kebiasaan Baru Lewat Gerakan 31 Hari

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 16:29 WIB
Kemendikbud telah membentuk Relawan Covid-19 Nasional yang beranggotakan 15 ribu mahasiswa. Untuk memaksimalkan dampaknya, kemudian...
AFP

Kasus Positif Covid-19 Bertambah 1.693 dan Sembuh 1.474 Orang

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 16:15 WIB
Kemenkes mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Indonesia per hari ini Selasa (11/8) totalnya menjadi 128.776. Ada...
Istimewa

Aquagriculture: Pertanian Modern Berbasis Aquaculture

👤Dede Susianti 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 16:00 WIB
PENELITIAN bidang pertanian dan perikanan yang dilakukan anak bangsa telah berhasil menemukan metode baru yang disebutnya sebagai...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya