Rabu 15 Juli 2020, 08:51 WIB

Dow Jones Naik 500 Poin, Ada Harapan IHSG Lanjutkan Penguatan

Raja Suhud | Ekonomi
Dow Jones Naik 500 Poin, Ada Harapan IHSG Lanjutkan Penguatan

AFP/Johannes Eiselle
Pejalan kaki melintas di Wall Street

 

Wall Street melonjak pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), dengan indeks Dow Jones Industrial Average melesat di atas 500 poin karena pembelian saham-saham sektor energi dan material mengangkat pasar yang lebih luas.

Indeks Dow Jones Industrial Average melambung 556,79 poin atau 2,13%, menjadi ditutup di 26.642,59 poin. Indeks S;P 500 naik 42,30 poin, atau 1,34%, menjadi berakhir di 3.197,52 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup meningkat 97,73 poin atau 0,94% menjadi 10.488,58 poin.
  
Saham raksasa energi AS, Chevron dan Exxon Mobil, masing-masing melonjak 3,45% dan 3,31%, di antara yang berkinerja terbaik di 30 saham unggulan.
  
Semua 11 sektor utama S& P 500 utama ditutup lebih tinggi, dengan sektor energi terangkat 3,6%, melampaui sektor lainnya. Sektor
material dan industri juga menguat, masing-masing naik lebih dari 2 %.
  
Wall Street meneliti berbagai laporan pendapatan dan data ekonomi terbaru. JPMorgan Chase pada Selasa (14/7/2020) menyampaikan laba yang melampaui estimasi. Sahamnya ditutup 0,57 persen lebih tinggi.
  
Sementara itu, saham Citigroup berada di bawah tekanan setelah perusahaan melaporkan hasil yang beragam. Saham Wells Fargo juga merosot 4,6%  setelah melaporkan kerugian 2,4 miliar dolar AS pada kuartal kedua.

Estimasi penurunan laba untuk perusahaan-perusahaan S&P 500 adalah 43,8%  untuk kuartal kedua, menurut data dari FactSet pada awal Juli.
  
Di bidang data ekonomi, Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk Semua Konsumen Perkotaan di Amerika Serikat meningkat 0,6% pada Juni berdasarkan penyesuaian secara musiman setelah jatuh 0,1%  pada Mei, Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan Selasa (14/7/2020). IHK inti, yang mengecualikan makanan dan energi, naik 0,2% pada Juni, kenaikan bulanan pertama sejak Februari.
  
Kenaikan indeks Wall Street ini biasanya diikuti oleh kenaikan bursa di beberapa negara lainnya. Hal ini telah terlihat dari pembukaan bursa utama di Asia yang menunjukan kenaikan signifikan. Indeks Nikei 225 Tokyo telah naik 1,53% ke level 22.933. Bursa Singapura yang negaranya baru masuk dalam resesi, telah berhasil naik 1,21% ke 2.650.

Bursa Efek Indonesia termasuk dalam bursa yang mengekor kenaikan di bursa saham AS. Hal ini karena investor memandang bahwa kenaikan bursa di negara-negara maju menjadi penanda gairah investor dan sinyal perbaikan ekonomi. (Ant/E-1)

Baca Juga

MI/Permana

CEO Jouska Minta Waktu Untuk Ganti Kerugian Klien

👤Despian Nurhidayat 🕔Senin 03 Agustus 2020, 18:43 WIB
Aakar Abyasa telah mengirimkan surat elektronik kepada klien yang merasa dirugikan. Dia juga menyampaikan permohonan maaf dan berkomitmen...
Ist/Kementan

Petani Jagung di NTB Siap Penuhi Industri Pangan dan Ekspor

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 03 Agustus 2020, 18:39 WIB
Koperasi Dinamika Nusa Agribisnis (DNA) di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), mampu merintis produksi jagung rendah alfatoksin yang...
Ilustrasi

Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama KLHK Dilantik

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Senin 03 Agustus 2020, 17:43 WIB
Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama atau Eselon II lingkup KLHK dilantik Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya