Rabu 15 Juli 2020, 06:27 WIB

Ini Rahasia Trenggalek Raih 4 Penghargaan Inovasi Daerah Covid-19

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Ini Rahasia Trenggalek Raih 4 Penghargaan Inovasi Daerah Covid-19

ANTARA/Destyan Sujarwoko
Petugas memeriksa suhu tubuh dan identifikasi santri Pondok Pesantren Lirboyo di check point pemeriksaan pendatang di Trenggalek.

 

PEMERINTAH, melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), menyelenggarakan program Lomba Inovasi Daerah sebagai sarana edukasi dan sosialisasi tentang penerapan adaptasi kebiasaan baru secara bersama-sama oleh setiap daerah.

Kerja sama lintas sektor dan keterlibatan aktif masyarakat melahirkan gerakan dan semangat berinovasi yang membuat Kabupaten Trenggalek berhasil meraih empat penghargaan dalam Lomba Inovasi Daerah itu.

Kabupaten Trenggalek menjadi daerah yang berhasil meraih empat penghargaan pada Lomba Inovasi Daerah, antara lain Juara I Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Juara I Sektor Hotel, Juara I Sektor Restoran, dan Juara III Sektor Pariwisata.

Baca juga: Harga Vaksin Covid-19 Per Dosis Diperkirakan 5-10 Dolar AS

Bupati Trenggalek H Moch Nur Arifin menjelaskan Kabupaten Trenggalek tidak sebatas menyusun program untuk meraih keberhasilan suatu ajang, namun menjadi suatu gerakan untuk dapat dikembangkan sebagai cara hidup masyarakat Kabupaten Trenggalek yang produktif dan tetap aman dari potensi penularan covid-19.

"Bukan sebatas program namun menjadi sebuah gerakan bagi masyarakat Kabupaten Trenggalek dalam melaksanakan adaptasi kebiasaan baru yang produktif dan aman covid-19," kata Arifin dalam dialog di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta, Selasa (14/7).

Arifin yang dikenal dengan sebutan 'Cak Ipin' melakukan kolaborasi dengan semua pihak lintas sektor dalam pelaksanaan protokol kesehatan. Gerakan ini juga didukung dengan gotong royong warga Kabupaten Trenggalek yang disiplin dalam mengadaptasi kebiasaan baru.

Arifin menjelaskan gerakan dimulai dari mengumpulkan semua stakeholder untuk menyeragamkan persepsi. Jika tidak saling membantu dalam penanganan covid-19 maka kegiatan ekonomi akan semakin terhambat.

Namun, apabila semua stakeholder saling bahu membahu mengedepankan protokol kesehatan dalam setiap pelayanannya, roda perekonomian akan kembali berjalan serta keuntungan dari Lomba Inovasi Daerah akan membantu sektor-sektor terkait diakui secara nasional menjadi tempat yang aman covid-19.

"Kita langsung kumpulan semua stakeholder. Jika mereka tidak ikut membantu, roda perekonomian akan lesu. Tapi kalau bisa sukses dengan mengedepankan protokol kesehatan, sektor-sektor di Kabupaten Trenggalek akan mendapat pengakuan secara nasional bahwa hotel, restoran dan tempat wisata kita aman," sebutnya

Bahkan untuk tempat yang sebelumnya bukan menjadi destinasi wisata, dapat menjadi pilihan masyarakat karena mereka selalu mengutamakan protokol kesehatan dan disiplin dalam mengadaptasi kebiasaan baru.

Tidak berhenti pada kemenangan saja, Kabupaten Trenggalek giat melanjutkan misinya dalam membangun daerah yang aman covid-19 dan produktif pada masa adaptasi kebiasaan baru.

Kabupaten Trenggalek melakukan pengalihan jalur yang mengharuskan warga yang ingin masuk ke Kabupaten Trenggalek melalui check point untuk dilakukan screening, observasi, dan mengikuti rapid test.

Petugas akan menghalau beberapa orang yang hasil tesnya reaktif untuk tidak diperbolehkan masuk.

Bagi warga Trenggalek yang diketahui reaktif akan diarahkan melakukan karantina atau isolasi pada asrama atau safe house yang telah dipersiapkan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Trenggalek. Sedangkan bagi yang hasil tesnya nonreaktif diperbolehkan masuk.

Selain itu, Pemda Kabupaten Trenggalek bekerja sama dengan satuan tugas (satgas) desa, komunitas ojek online, serta masyarakat yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) untuk melakukan pelayanan kepada warga yang sedang melakukan isolasi dengan memberikan top up di ojek online senilai Rp200 ribu selama karantina 14 hari.

Sehingga para warga yang melakukan isolasi dapat berbelanja makanan atau kebutuhan menggunakan ojek online sekaligus menggeser lapangan kerja yang tadinya terdampak akibat pandemi, menjadi aktif kembali dengan aktivitas pelayanan kepada warga yang terdampak covid-19 dengan protokol kesehatan.

Pemda Kabupaten Trenggalek juga mengalihkan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial bagi warga yang merantau di Kabupaten Trenggalek dengan memberikan insentif Rp600 ribu per bulan untuk mengurangi potensi penularan akibat akses keluar masuk daerah.

BST dari kementerian sosial, alihkan untuk mereka yang perantau, yang tidak pulang diberikan insentif Rp600 ribu sebulan.

Selain itu, penanganan kasus positif covid-19 di Kabupaten Trenggalek tidak dirawat di rumah sakit, melainkan menerima perawatan di asrama atau safe house yang telah disiapkan.

Beralih pada kegiatan ekonomi, pasar-pasar yang ada di desa telah menerapkan protokol kesehatan dengan memasang tabir pemisah antara penjual dan pembeli, mewajibkan penggunaan masker, dan pemasangan CCTV untuk dapat memantau warga.

Bagi warga yang tidak melaksanakan protokol kesehatan secara baik dan benar akan diingatkan oleh satgas yang bertugas.

Selain itu, Pemda Kabupaten Trenggalek juga bekerja sama dengan bank BUMN dalam membangun platform pasartrenggalek.com guna meningkatkan kegiatan perekonomian secara digital sehingga tidak terjadi kontak fisik dan potensi risiko penularan Covid-19 juga dapat dihindari.

Pada kegiatan sosial, Arifin menyatakan tidak ada larangan dalam pelaksanaan agenda peribadatan di Kabupaten Trenggalek. Ia menjelaskan protokol kesehatan sebagai antisipasi kegiatan ibadah yang dilakukan tidak menodai kesucian ibadat itu sendiri.

"Ini (protokol kesehatan) sebagai antisipasi jangan sampai menodai kesucian peribadatan kita. Ada orang niatnya ibadah bersama-sama tapi akhirnya jadi terpapar virus," ucapnya.

Pendekatan dengan bahasa lokal juga diterapkan Pemda Kabupaten Trenggalek dalam mengedukasi masyarakat untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas.

"Kita coba komunikasikan dengan bahasa lokal. Karena lingkungan pesantren di Trenggalek cukup kental, misalnya kita datang ke pesantren dan saya ajarkan adab cara berperilaku kepada orang tua. Jika ada santri yang tidak menggunakan masker, berarti kurang beradab. Kalau dulu santri harus sungkem kepada Pak Kyai, sekarang kalau sungkem akan membahayakan Pak Kyai. Pesan-pesan seperti ini yang kita coba sampaikan untuk tetap dapat melakukan kegiatan ibadah tanpa menghilangkan kesucian ibadah kita," jelas Arifin.

Selanjutnya pada sektor pariwisata, Pemda Kabupaten Trenggalek telah membuka 14 sektor dari 30 sektor pariwisata secara bertahap dengan sistem clean and healthy tourism.

Para wisatawan lokal diharuskan mengisi formulir screening yang telah disiapkan dan pembayaran secara nontunai sehingga dapat mengukur kapasitas suatu tempat di destinasi terkait untuk menghindari penumpukan pengunjung yang berpotensi melahirkan cluster baru penularan covid-19.

Arifin juga menegaskan sangat penting melaksanakan protokol kesehatan. Pandemi covid-19 tidak hanya membuat masyarakat semakin tersiksa dengan penyakit, tapi juga tersiksa secara sosial ekonomi.

"Kita tidak boleh menyerah. Covid-19 belum hilang dan vaksin belum ditemukan. Semakin kita tidak siap dengan adaptasi kebiasaan baru, maka produktifitas kita akan terus terganggu. Jadi sangat penting untuk disiplin melakukan protokol kesehatan dalam beraktivitas pada masa adaptasi kebiasaan baru sehingga kita dapat kembali produktif namun sekali lagi, tetap aman covid-19," tegasnya.

Terakhir, Arifin berharap pencapaian Juara Nasional pada Lomba Inovasi Daerah dapat menjadi kekuatan bagi Kabupaten Trenggalek dalam meningkatkan produktivitas yang aman covid-19.

"Sektor perhotelan, restoran, dan pariwisata kini telah dinyatakan aman Covid-19. Hal ini jadi salah satu keuntungan untuk meningkatkan produktivitas karena daya tarik tertuju pada daerah yang telah menerapkan protokol kesehatan dan aman covid-19. Trenggalek sudah siap dan bisa, pasti daerah lain juga bisa," pungkasnya. (OL-1)

Baca Juga

ANTARA/Aprillio Akbar

Pakar Epidemiologi: Zona Merah Covid-19 Meningkat

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Senin 03 Agustus 2020, 18:30 WIB
Berdasarkan hasil analisis 15 indikator kesehatan masyarakat terdapat 53 kabupaten/kota yang masuk ke dalam risiko...
Ist

Era New Normal, Startup Alhoritma Bagikan Beasiswa Rp 8 Miliar

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 03 Agustus 2020, 18:00 WIB
Algoritma Data Science School yang merupakan pelopor dalam pendidikan data science di Indonesia mengadakan batch online pertama melalui...
Antara/ Jessica Helena Wuysang

Jatim dan DKI Laporkan Kasus Baru Covid-19 Terbanyak

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Senin 03 Agustus 2020, 17:50 WIB
Jakarta dan jawa Timur masih menempati urutan tertinggi kasus penambahan terinfeksi covid-19. Perlu sanksi yang tegas terhadap pelanggar...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya