Rabu 15 Juli 2020, 05:20 WIB

Tes Cepat Amankan Petugas Pilkada

(UL/LD/MS/RK/SS/N-3) | Nusantara
Tes Cepat Amankan Petugas Pilkada

MI/TJONDRO
PENYELENGGARA PILKADA JALANI RAPID TEST

 

WARGA Indramayu, Jawa Barat, tidak perlu khawatir lagi jika didatangi petugas pemutakhiran data pemilih. Pasalnya, sebanyak 3.286 petugas sudah mengikuti tes cepat, dan seluruhnya nonreaktif.

"Semuanya sudah mengikuti rapid test di puskesmas terdekat. Semua nonreaktif, semua siap menjalankan tugas ke lapangan, mendatangi warga," kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Indramayu, Dewi Nurmalasari, kemarin.

Para petugas itu akan bertugas ke 317 desa dan kelurahan di 31 kecamatan. Mereka mendatangi warga sejak 15 Juli hingga 13 Agustus. Keputusan KPU RI tetap menggelar pilkada tahun ini membuat biaya penyelenggaraan membengkak.

Selain untuk melakukan tes cepat, KPUD juga harus menyediakan biaya pengadaan alat pelindung diri bagi para petugas di lapangan. Tes cepat juga dilakukan terhadap seluruh penyelenggara pilkada di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, dari anggota Sekretariat KPU, Panitia Pemilihan Kecamatan, Panitia Pemungutan Suara, hingga petugas pemutakhiran data pemilih.

"Kami harus memastikan mereka yang bertugas bebas covid-19 sehingga masyara kat tidak khawatir," jelas Ko mi sioner KPU Kebumen Agus Hasan Hidayat.

Tes cepat dan tes usap tenggorokan (swab) masih jadi andalan daerah untuk me nan ggulangi pandemi. Di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nanang Ruhyana mengaku sudah melaksanakan tes usap untuk 4.736 warga. "Target Pemkab Cirebon ada 22 ribu tes usap atau 1% dari total penduduk."

Tes usap juga sudah dilakukan Satgas Covid-19 Kota Sorong, Papua Barat, terhadap 1.394 warga. "Dari jumlah itu, 117 orang dinyatakan positif dan 901 negatif," kata juru bicara satgas, Ruddy Rudolf.

Sementara itu, di Riau, tes cepat kembali menjaring tiga kasus baru positif covid-19. Menurut juru bicara Gugus Tugas Indra Yovi, tes cepat yang dilanjutkan dengan tes usap sangat membantu penanggulangan di Riau.

"Dari 243 kasus positif di Riau, 60%-nya ialah orang tanpa gejala. Tanpa tes cepat dan usap, keberadaan mereka sulit dideteksi," tuturnya.

Tes cepat massal juga dilakukan Pemprov Kalimantan Tengah karena banyak tenaga medis terpapar. "Kami melakukan pelacakan masif dengan tes massal," ungkap Sekretaris Daerah Fahrizal Fitri. (UL/LD/MS/RK/SS/N-3)

Baca Juga

DOK MI

Perawat Pasien Covid-19 di RSUD Nagan Raya Tuntut Kejelasan Upah

👤Antara 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 01:58 WIB
Salah satu penyebab aksi protes terkait upah yang dituntut sebesar Rp7,5 juta per bulan sesuai dengan Permenkes terkait upah/gaji perawat...
DOK MI

Pejabat Positif Covid, Pegawai Dinkes Aceh Besar Jalani Swab Test

👤Antara 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 01:47 WIB
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Besar terus merupaya memutus mata rantai penyebaran virus...
MI/Akhmad Safuan

Bupati Pemalang dan Dua Pejabat Sembuh dari Covid-19

👤Akhmad Safuan 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 00:53 WIB
Junaedi melanjutkan dirinya sudah melakukan aktivitas seperti biasa. Ia mengaku segar bugar seperti pada saat dirawat di rumah sakit karena...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya