Selasa 14 Juli 2020, 20:20 WIB

Lakukan Peremajaan, Usia TPST Piyungan Bisa Tambah Dua Tahun

Ardi Teristi | Nusantara
Lakukan Peremajaan, Usia TPST Piyungan Bisa Tambah Dua Tahun

MI/Ardi
TPST Piyungan

 

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tengah meremajakan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan. Dengan cara ini, usia TPST Piyungan diharapkan bisa bertambah dua tahun.

"TPST yang sudah penuh akan ditata melalui kegiatan ini agar bisa menampung sampah lebih banyak. Harapannya (bisa digunakan) dua tahun (ke depan)," kata Sutarto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY, di Komplek Kepatihan, Selasa (14/7).

Menurut Sutarto, saat ini, pihaknya tengah menyiapkan penataan TPST Piyungan. Pelaksanaan pembangunan fisiknya akan dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan (PUP) dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi DIY.

"Kami hanya mengkoordinasi agar pengerjaan tidak mengganggu operasional TPST Piyungan," jelas Sutarto.

Baca juga: Pelaku Usaha Kecil dan Mikro di Cianjur bakal Dapat Bantuan

Kondisi TPST Piyungan sendiri saat ini sudah penuh. Bahkan beberapa kali warga di sekitar TPST Piyungan memblokir jalan masuk TPST karena kondisi TPST yang dianggap tidak layak. Dalam sehari, TPST Piyungan menampung sampah sekitar 600 ton dari Kota Yogyakarta serta Kabupaten Bantul dan Sleman.

Pada saat musim hujan, truk sampah dan alat berat sering terperosok. Selain itu, tempat pembuangan sampah yang sudah terbatas membuat proses pembuangan sampah tidak bisa cepat. Akibatnya truk yang membuang sampah sering terlihat membentuk antrean panjang.

Untuk menata sampah di TPST Piyungan, dua buldoser dan satu eksavator dioperasikan. Selain itu, penataan TPST Piyungan akan memperkuat landasan tempat truk membuang sampah agar tidak terperosok. TPST Piyungan juga tengah ditata agar sebagian bisa menjadi kawasan hijau.

Kepala PUP ESDM DIY, Hananto Hadi Purnomo menjelaskan pengerjaan TPST Piyungan bertujuan meningkatkan daya tampungnya. Sarana dan prasarananya juga diperbaiki, misalnya memperbaiki drainase, memperbaiki pipa pembuangan air lindi agar tidak mencemari lingkungan sekitar, memadatkan dermaga tempat membuang sampah, meninggikan dinding, hingga memperbaiki jalan akses di TPST Piyungan.

"Dalam pengerjaan ini, kita juga dibantu oleh Kementerian PUPR," tukas Hananto.

Targetnya, penataan bisa selesai 2022. Hananto menyebut nilai kontrak pengerjaan TPST Piyungan sekitar Rp10 miliar, dari Rp13 miliar yang dianggarkanan.

Hananto juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyiapkan lahan untuk pembangunan TPST sebanyak 1,9 hektare (ha) dan akan menambah 4,1 ha. Lahan TPST tersebut rencananya akan dikerjakan lewat skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

"Saat ini sedang dalam proses studi di Bapenas," ujar Hananto.

Diharapkan, proses TPST dengan KPBU bisa selesai pada 2022, bertepatan dengan selesainya peremajaan TPST Piyungan. (OL-14)

 

Baca Juga

ANTARA

Jatim Uji Coba KBM Tatap Muka Pada 18 Agustus

👤Faishol Taselan 🕔Jumat 07 Agustus 2020, 01:21 WIB
Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi untuk melangsungkan pembelajaran tatap muka. Diantaranya harus mendapat persetujuan dari gugus...
ANTARA/Umarul Faruq

Jatim Masukkan Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan Dalam Perda

👤Faishol Taselan 🕔Jumat 07 Agustus 2020, 01:06 WIB
Perubahan Perda tersebut akan menjadi payung hukum bagi peraturan bupati dan wali kota dalam rangka penyelenggaraan ketentraman dan...
ANTARA

Antisipasi Karhutla, TN Matalawa Bangun 12 Posko

👤Palce Amalo 🕔Jumat 07 Agustus 2020, 00:54 WIB
Posko-posko tersebut dibangun di desa-desa yang mengelilingi taman nasional yang meliputi tiga wilayah kabupaten yakni Sumba Timur,...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya