Selasa 14 Juli 2020, 14:29 WIB

Sejumlah Sekolah Paksakan Tatap Muka Meskipun di Zona Merah

Ihfa Firdausya | Humaniora
Sejumlah Sekolah Paksakan Tatap Muka Meskipun di Zona Merah

Antara
SD Negeri 1 Praja Taman Sari di Desa Wonuamonapa, Konawe, Sulawesi Tenggara terpaksa sekolah tatap muka karena terbatasnya jaringan intenet

 

FEDERASI Serikat Guru Indonesia (FSGI) mendapatkan laporan dari jaringan guru FSGI di beberapa daerah yang membuka sekolah meskipun wilayahnya bukan zona hijau.

Selain itu, FSGI juga melihat adanya dinas pendidikan di wilayah zona hijau yang meninginstruksikan siswa SD dan SM tetap masuk, tak hanya untuk kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), melainkan juga untuk seluruh siswa TK, kelas I-VI SD, dan kelas VII-IX SMP.

Pertama ada di Kabupaten Simeleu, Provinsi Aceh. Menurut laporan jaringan guru FSGI di Aceh, Dinas Pendidikan Kab. Simeleu menginstruksikan seluruh siswa masuk pada awal tahun ajaran baru 13 Juli 2020.

Instruksi wajib masuk sekolah kembali ini tak hanya bagi siswa baru peserta MPLS, tetapi juga untuk seluruh siswa TK, SD, SMP dan SMA. Padahal, Gubernur Aceh melalui Dinas Pendidikan Provinsi Aceh sudah memberikan instruksi agar sekolah-sekolah khususnya TK dan SD tak dibuka.

"Sebab jelas-jelas melanggar SKB 4 Menteri. Walaupun berada di zona hijau, menurut SKB 4 Menteri, siswa SD masuk secara bertahap pada September, sedangkan untuk siswa TK/PAUD pada November. Namun, yang terjadi di Simeleu seluruh siswa sudah masuk pada 13 Juli 2020," ungkap Wakil Sekretaris Jenderal FSGI Satriwan Salim dalam keterangan resmi, Selasa (14/7).

Baca juga: Pandemi Covid-19 Timbulkan Tantangan Baru Ketenagakerjaan

Kemudian laporan juga datang dari jaringan FSGI di Kab. Pandeglang, Banten. Menurut data Gugus Tugas Covid-19, Pandeglang berada di zona kuning yang seharusnya siswa masih dilarang masuk tatap muka, baik untuk kepentingan MPLS maupun pembelajaran tatap muka. Kenyataannya, sebagian besar sekolah SD dan SMP di Kab. Pandeglang telah memulai pembelajaran, tak hanya untuk peserta MPLS tetapi juga untuk seluruh siswa lainnya.

"Kondisi ini disinyalir karena longgarnya instruksi dari Dinas Pendidikan setempat, yang tak dengan tegas melarang sekolah dibuka kembali di tahun ajaran baru," kata Satriwan.

Semestinya, lanjutnya, Dinas Pendidikan merujuk dan mematuhi SKB 4 Menteri yang jelas-jelas melarang sekolah di zona selain hijau untuk membuka sekolah.

"Pilihan Belajar Dari Rumah (BDR) atau PJJ adalah opsi terbaik di tengah kondisi seperti ini. Sebab kesehatan dan keselamatan siswa dan guru adalah yang utama," jelasnya.

Berikutnya adalah Kota Bekasi yang di awal tahun ajaran baru 13 Juli 2020 kemarin ada 2 SD dan 2 SMP yang tetap masuk, padahal berstatus zona merah.

"Tetapi kami memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kota bekasi yang langsung menghentikan MPLS dan pembelajaran tatap muka per hari ini Selasa 14 Juni 2020. Kami berharap dinas pendidikan daerah harus patuh terhadap SKB 4 Menteri. Tidak boleh coba-coba terhadap kebijakan ini, sebab nyawa ribuan siswa dan guru menjadi taruhannya," kata Satriwan.

FSGI juga memantau beberapa sekolah SMP di Kota Padang yang tetap memulai MPLS secara tatap muka perhari Senin, 13 Juli 2020. "Padahal Padang belum masuk zona hijau. Ini juga berpotensi menyalahi SKB 4 menteri," jelas Satriwan.(OL-4)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Anak Muda sebagai Ujung Tombak Penjaga Lingkungan

👤MI 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 02:10 WIB
KELESTARIAN lingkungan hidup ialah tanggung jawab bersama, tak terkecuali anak...
Dok. Pribadi

Kampanye Lingkungan melalui Fesyen

👤Bagus Pradana 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 01:45 WIB
SELALU ada hikmah di balik musibah. Begitu kata orang, apa lagi bagi mereka yang selalu berpandangan...
Antara/Ampelsa

Pasien Covid-19 Meninggal Dunia, Ini Potensi Penyebabnya

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 05 Agustus 2020, 23:59 WIB
Diantaranya penanganan yang terlambat, penderita penyakit tidak menular hingga kesediaan fasilitas...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya