Selasa 14 Juli 2020, 10:50 WIB

MUI: Daging Kurban Boleh Didistribusikan dalam Bentuk Olahan

Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora
MUI: Daging Kurban Boleh Didistribusikan dalam Bentuk Olahan

Antara/Adeng Bustomi
Santri Laskar Pelangi membungkus daging kurban menggunakan daun kayu jati di Yayasan PesantreneurshiPAY, Tasikmalaya

 

Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Niam Sholeh mengatakan daging kurban bisa dikelola dengan cara diolah dan diawetkan dalam bentuk kornet, rendang, atau sejenisnya, atas pertimbangan kemaslahatan.

"Ini boleh dilakukan untuk memperluas kemaslahatan dengan syarat tidak ada kebutuhan yang sangat mendesak,” kata Asrorun dalam pernyataan tertulis, Selasa (14/7).

Asrorun menjelaskan pada prinsipnya, daging hewan kurban disunnahkan untuk didistribusikan segera (ala al-faur) setelah disembelih agar manfaat dan tujuan penyembelihan hewan kurban, yaitu kebahagiaan bersama dengan menikmati daging kurban dapat terealisasi.

"Dalam distribusinya disunahkan untuk dibagikan dalam bentuk daging mentah, berbeda dengan aqiqah, dan didistribusikan bagi yang membutuhkan di daerah terdekat,” imbuhnya.

Namun, lanjutnya, jika ada pertimbangan kemaslahatan, terutama untuk mengatasi kebutuhan orang yang terdampak covid-19, daging kurban bisa didistribusikan dalam bentuk olahan.

Baca juga: KPAI: 106 Siswa di DKI Jakarta Belum Dapat Sekolah

"Bisa jadi, akibat terdampak covid-19, orang sulit jika dibagikan dalam bentuk daging mentah karena harus memasak. Maka untuk kemaslahatan, bisa dibagikan dalam bentuk matang. Bahkan bisa dalam bentuk kornet atau makanan olahan siap saji lainnya,” jelas Asrorun.

Apabila jumlah daging saat Idul Adha melimpah. Jadi, agar bisa memenuhi hajat lebih lama, maka daging kurban juga bisa diawetkan dan dibagikan secara tunda. Hal ini sejalan dengan Fatwa MUI Nomor 37 Tahun 2019.

"Menyimpan sebagian daging kurban yang telah diolah dan diawetkan dalam waktu tertentu untuk pemanfaatan dan pendistribusian kepada yang lebih membutuhkan adalah mubah (boleh) dengan syarat tidak ada kebutuhan mendesak,” tuturnya.

Saat ini MUI telah menetapkan Fatwa Nomor 36 Tahun 2020 tentang Salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Saat Wabah Covid-19, sebagai panduan bagi masyarakat muslim dalam penyelenggaraan ibadah. (OL-14)

Baca Juga

Antara

Jokowi Minta Pramuka Inisiasi Gerakan Disiplin Protokol Kesehatan

👤Andhika Prasetyo 🕔Rabu 12 Agustus 2020, 18:50 WIB
"Jika gerakan kedisiplinan dan kepedulian ini terus kita jalankan, insya Allah kita bisa menghambat penyebaran covid dan mengurangi...
MI/ Tiyok

Kesehatan Jiwa Warga Negara Tanggung Jawab Bersama

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 12 Agustus 2020, 17:54 WIB
Tekanan ekonomi keluarga sebagai dampak dari kebijakan pengendalian Covid-19, menurut Rerie, seringkali mengganggu kesehatan jiwa dan bisa...
Antara/Jessica Helena

Cegah Stunting, Pasangan Usia Subur Jadi Target Edukasi

👤Atalya Puspa 🕔Rabu 12 Agustus 2020, 17:00 WIB
BKKBN menekan edukasi terkait ASI eksklusif harus digencarkan terhadap pasangan usia subur sebelum menikah. Mengingat, ada sekitar 2 juta...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya