Selasa 14 Juli 2020, 10:25 WIB

WHO Tuding Banyak Negara Lakukan Kesalahan dalam Hadapi Covid-19

Basuki Eka Purnama | Internasional
WHO Tuding Banyak Negara Lakukan Kesalahan dalam Hadapi Covid-19

AFP/Fabrice COFFRINI
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus

 

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO), Senin (13/7), memperingatkan bahwa terlalu banyak negara yang melakukan kesalahan dalam tanggapan mereka terhadap pandemi covid-19. Hal itu berarti kehidupan normal tidak bisa kembali dalam waktu dekat.

Setelah penambahan kasus harian kasus covid-19 terbesar sebanyak 230 ribu dicatatkan pada Minggu (12/7), WHO mengatakan pandemi ini akan semakin parah kecuali semua orang menjalankan aturan menjaga jarak fisik, mencuci tangan, mengenakan masker, dan di rumah saja jika sakit.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan bahwa negara yang melonggarkan lockdown kini mengalami peningkatan angka covid-19 karena mereka tidak menjalankan metode untuk menurunkan risiko.

Baca juga: Bosan Dikarantina, Bolsonaro Minta Dites Covid-19

"Saya berkata jujur kepada kalian, tidak ada ada jalan kembali ke normal lama dalam beberapa waktu ke depan," ujar Tedros dalam konferensi pers virtual.

"Saya akan berterus terang, terlalu banyak negara yang mengambil jalan yang salah."

"Virus akan tetap menjadi musuh nomor satu namun aksi dari banyak pemerintah dan warga tidak mencerminkan hal itu," lanjutnya.

Dia menambahkan pesan yang tidak jelas dari pemimpin negara menyebabkan warga kebingungan.

"Jika pemerintah tidak mengeluarkan strategi komprehensif yang akan menekan penyebaran virus dan jika publik tidak menjalankan langkah-langkah kesehatan yang benar, kemungkinan besar jumlah kasus covid-19 akan naik lagi," tegas Tedros.

"Segalanya akan menjadi semakin buruk," pungkasnya. (AFP/OL-1)

 

Baca Juga

AFP/JAVIER SORIANO

Kasus Covid-19 Global Tembus 20 Juta

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 17:20 WIB
Lebih dari 5 juta dari kasus tersebut terjadi di Amerika Serikat, dengan 3 juta di Brasil dan 2 juta di...
ilustrasi

KBRI London Promosi Peluang Investasi Indonesia di Tengah Pandemi

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 12:55 WIB
KBRI London  terus berupaya meyakinkan investor dan calon investor di Inggris terkait situasi ekonomi dan politik Indonesia. Pun...
AFP/NOORULLAH SHIRZADA

Presiden Ghani Bebaskan 400 Napi Taliban

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 12:35 WIB
Istana Kepresidenan mengonfirmasi bahwa Presiden Afghanistan Mohammad Ashraf Ghani mengampuni dan membebaskan sekitar 400 narapidana...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya