Selasa 14 Juli 2020, 08:16 WIB

Banjir Masamba Tewaskan Dua Orang, Trans Sulawesi Lumpuh

Lina Herlina | Nusantara
Banjir Masamba Tewaskan Dua Orang, Trans Sulawesi Lumpuh

Istimewa
Banjir bandang meluapnya Sungai Masamba dan Sungai Meli di Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Senin (13/7/2020) malam.

 

RATUSAN rumah warga rusak akibat diterjang banjir bandang meluapnya Sungai Masamba dan Sungai Meli di Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Senin (13/7) malam. Selain rumah rusak dan hanyut, banjir bandang mengakibatkan korban jiwa.

Sekretaris PMI Luwu Utara, Amiruddin, Selasa mengungkapkan, banjir terjadi sekitar pukul 20.00 Wita disertai lumpur menyebabkan ratusan rumah rusak dan ada yang hanyut. Bahkan pagar rumah jabatan Bupati Luwu ambruk diterjang banjir bah.

"Kendaraan rusak dan ada yang ikut hanyut seperti motor. Dan ini sementara pencarian korban, tapi sementara ada dua yang ditemukan. Bantuan personel dari BPBD Luwu Timur dan Basarnas Kendari, Sulawesi Tenggara juga sudah datang," ungkap Amiruddin.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Sulsel, Endro Yudo Waryono menjelaskan saat ini ratusan rumah warga terendam lumpur bercampur pasir setelah diterjang air bah setinggi dua meter. Endro menambahkan selain Sungai Masamba dan Meli, Sungai Radda yang terhubung dengan sungai lainnya, dan jaraknya 2 kilometer dari pusat Kota Masamba terlebih dahulu meluap. Hal ini membuat ratusan warga histeris dan berhamburan berusaha menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi.

"Musibah ini terjadi, hampir bersamaan dengan meluapnya sungai Masamba yang meluber hingga Bandar Udara Andi Djemma, Senin (13/7) malam. Jalan Trans Sulawesi lumpuh total," ungkap Endro.

Alat berat sempat dikerahkan untuk melakukan pengerukan pasir bercampur lumpur yang menutup jalan dan perumahan warga. Buldoser sempat dikerahkan, tapi mundur di tengah jalan, lumpur bercampur pasir sangat tebal. 

Sementara itu kerugian berupa harga benda ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Sedangkan korban jiwa dilaporkan sementara ada dua orang. Hingga kini, upaya pencarian korban terus dilakukan," kata Endro.

baca juga: Bupati Purwakarta Tutup Galian Tanah

Sementara Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWS-PJ) sekaligus Kepala Satgas Bencana BBWS-PJ, Rini S Harun mengatakan banjir semalam sempat melintasi top jembatan sehingga akses terputus dan tidak bisa dilalui. (OL-3)


 

Baca Juga

MI/Hijrah

Nasib Pelaku yang Menangkap Ikan Pakai Bahan Peledak Rakitan

👤Hijrah Ibrahim 🕔Senin 10 Agustus 2020, 18:00 WIB
Direktorat Polisi Air dan Udara Polda Maluku Utara menangkap 2 orang warga Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara yang menangkap ikan...
Dokumentasi Media Indonesia

1.000 Karyawan Industri Kayu di Sumut Terancam Menganggur

👤Yoseph Pencawan 🕔Senin 10 Agustus 2020, 17:58 WIB
Sebelum masa pandemi, harga kayu log mencapai sekitar Rp2 juta per meter kubik, tetapi saat ini hanya sekitar Rp1...
MI/Dwi Apriani

1500 Personel Polda Sumsel Tangani Karhutla 10 Kabupaten

👤Dwi Apriani 🕔Senin 10 Agustus 2020, 17:14 WIB
Kesepuluh Daerah tersebut yakni menyebar di Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Ilir, OKI, Muara Enim, OKU Timur, Lahat, Pali, Musi Rawas dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya