Senin 13 Juli 2020, 21:47 WIB

Penyelewengan Dana BOS SD se-Kota Bogor Terbongkar

Dede Susianti | Megapolitan
Penyelewengan Dana BOS SD se-Kota Bogor Terbongkar

Ilustrasi
Dana BOS

 

KEJAKSAAN  Negeri (Kejari) Bogor bongkar kasus penyalahgunaan dana bantuan operasi sekolah (BOS) pada tingkat sekolah dasar (SD) se-Kota Bogor senilai Rp17,2 miliar.

Dalam kasus tersebut Kejari telah menetapkan kontraktor bernama JRR selaku penyedia dalam kegiatan.

"Kami selaku tim penyidik berkesimpulan telah cukup bukti adanya unsur perbuatan melawan hukum. Sehingga pada sore ini kita mentetapkan tersangka atas nama JRR. Dia selaku kontraktor penyedia dalam kegiatan tersebut," ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Bogor (Kajari) Bambang Sutrisna, Senin (13/7).

Penetapan tersangka lanjutnya, dilakukan setelah pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap lebih dari 20 orang dan disertai alat bukti.

Baca juga : Laporkan Temuan Uang Rp500 Juta, Egi Diangkat Jadi Pegawai Tetap

"Kami berserta tim khusus telah menetapkan tersangka sehubungan dengan tindak pidana korupsi penyimpangan dana bos. Penyelidikan kita lakukan sejak awal Januari lalu, naik status menjadi penyidikan pada Februari dan hari ini kita tetapkan tersangka," papar Bambang sembari menyebutkan, kasus tersebut terjadi selama tiga tahun atau tahun ajaran 2017, 2018 dan 2019.

Dia menyebut, dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, dan alat bukti, tersangka melakukan penyimpangan dana BOS pada kegiatan Uji Tengah Semester (UTS), kegiatan akhir semester, ujian try out dan ujian kenaikan kelas serra ujian sekolah pada SD se-Kota Bogor.

Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal Pasal 2 ayat 1 junto pasal 18 Undang-undang nomor 31 tahun 2019 tentang pemberantsan tindak pidana korupsi (tipikor) dan pasal 2, pasal 3 , pasal 5, pasal 3 junto 18 junto 55 KUHP dengan tuntutan kurungan maksimal 20 tahun. (OL-2)

 

Baca Juga

ANTARA

Pemakaain Masker secara Tidak Benar akan Ditindak

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 03:20 WIB
Pada perpanjangan keempat PSBB Transisi Fase 1 kali ini Satpol PP DKI Jakarta memang akan memfokuskan pengawasan pada penggunaan...
Antara

Cegah Klaster Baru, DKI Tunda Buka Sekolah

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 14 Agustus 2020, 22:56 WIB
"Karena memang kita tak ingin sekolah jadi klaster baru sebagaimana di negara-negara lain yang dirasa aman," ungkap...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Pemkot Jakpus Bakal Pajang Peti Mati Pengingat Bahaya Covid-19

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 14 Agustus 2020, 21:25 WIB
Para perangkat daerah seperti Ketua RW atau pihak Camat diminta membantu pemasangan tanda pengingat bahaya covid-19...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya