Senin 13 Juli 2020, 17:40 WIB

Kejati NTT Sita Uang Korupsi Sebanyak Rp1,2 Miliar

Palce Amalo | Nusantara
Kejati NTT Sita Uang Korupsi Sebanyak Rp1,2 Miliar

MI/Palce Amalo
Kajati NTT, Yulianto (tengah) bersama Asisten Pidana Khusus Sugiyanta (kiri) dan Kasi Penkum Abdul Halim dan uang sitaan.

 

Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyita lagi uang sebanyak Rp1,2 miliar dari sejumlah orang yang diduga hasil korupsi pemberian fasilitas kredit Bank NTT Cabang Surabaya 2018, Senin (13/7).

Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, Yulianto mengatakan, uang tersebut disita dari dua notaris, konsultan, auditor akuntan publik, internal Bank NTT, dan seorang tersangka bernama Ilham Nurdiyanto. "Kami mendorong penyidik untuk segera mengoptimalkan pengembailian kerugian negara," kata Yulianto kepada wartawan.

Tambahan dana tersebut, sekaligus menambah uang hasil sitaan korupsi kasus tersebut menjadi Rp123 miliar dari total kerugian negara sebesar Rp127 miliar. Adapun total kredit yang diajukan tujuh tersangka sebesar Rp149 miliar.

Menurut Yulianto, kerugian negara yang berhasil disita tidak hanya berupa uang tunai tetapi juga aset para tersangka. Dari tujuh tersangka atau debitur yang mengajukan kredit ke Bank NTT Cabang Surabaya, enam orang di antaranya sudah ditangkap.

Saat ini tim buru koruptor masih memburu satu tersangka lagi bernama Muhammad Ruslan. Namun penyidik sudah menyita uang sebanyak Rp9,5 miliar dari rekening milik di Muhammad Ruslan di sebuah bank swasta.

Yulianto menambahkan, tersangka Ilham Nurdiyanto telah mengembalikan kerugian negara sebanyak Rp300 juta ke penyidik. Ilham diketahui mengajukan kredit sebesar Rp10 miliar. "Dari Rp10 miliar yang dipinjam Ilham, dia ternyata  memperoleh hanya Rp3 miliar, dan hari ini ia mengembalikan Rp300 juta, sedangkan Rp7 miliar ternyata kembali ke (tersangka) Stefanus Sulaiman," kata Yulianto. (PO/OL-10)

 

Baca Juga

MI/Apul

PKK Pematangsiantar 'Gebrak' Rumah ke Rumah

👤Apul Iskandar 🕔Senin 10 Agustus 2020, 19:15 WIB
Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar, Syahputri Hefriansyah Boru Hutabarat membagikan masker ke rumah-rumah warga (door to door) di Kelurahan...
ANTARA/Harviyan Perdana Putra

26 Santri di Ponpes Magoyoso Pati Positif Covid-19

👤Haryanto Mega 🕔Senin 10 Agustus 2020, 19:12 WIB
"Itu sudah kita coba dampingi, sudah kita cek. Maka tadi, ya Pati, ya Jepara atau ada yang masih kosong. Kosong itu dalam arti tesnya...
MI/Martinus Solo

Sosialisasi Protokol Kesehatan di SMA/SMK di Waisai

👤Martinus Solo 🕔Senin 10 Agustus 2020, 19:10 WIB
Guna mencegah timbulnya klaster baru covid-19, Sekda Kabupaten Raja Ampat Papua Barat, Yusuf Salim dan Satgas Covid-19 terjun ke SMA dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya