Senin 13 Juli 2020, 13:03 WIB

Pupuk Bersubsidi di Sumsel Dipastikan Aman dari Kelangkaan

Dwi Apriani | Nusantara
Pupuk Bersubsidi di Sumsel Dipastikan Aman dari Kelangkaan

MI/Dwi Apriani
Pekerja PT Pupuk Sriwidjaja sedang melakukan packing muatan pupuk bersubsidi bagi petani di dermaga Pusri Palembang

 

PENYALURAN pupuk subsidi dipastikan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang aman sampai ke tangan petani. Penyalurannya pun dipastikan tidak ada kelangkaan di Provinsi Sumatera Selatan, demi mendukung ketahanan pangan nasional.

"Sebagai upaya dan dukungan kepada pemerintah dalam program ketahanan pangan nasional, penyaluran pupuk bersubsidi tidak akan terjadi kelangkaan.Juga tidak terjadi penyelewengan," ujar Manager Humas Pusri, Soerjo Hartono di Palembang, Senin (13/7).

Menurut Soerjo, pihaknya pun menjamin terpenuhinya stok atau ketersediaan pupuk di kios-kios pengecer di wilayahnya. Selain itu dalam penyaluran pupuk bersubsidi pun dilaksanakan secara tertutup, sesuai alokasi yang ditetapkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan).

"Kami juga terus mensosialisasikan kepada para petani tentang cara mendapatkan pupuk melalui sistem tertutup. Jadi, hanya petani yang terdaftar dalam e-RDKK (elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) yang dikelola Kementan yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi," kata dia.

Pihaknya optimististis, penerapan sistem e-RDKK tersebut dapat meminimalisir penyelewengan sehingga penyaluran pupuk bersbsidi semakin tepat sasaran.

"Kita harap dengan cara itu dapat mencegah terjadinya duplikasi data penerima subsidi," tambah dia.

baca juga: Balikpapan Hanya Mampu Kejar Target 50% PAD

Soerjo menambahkan, pihaknya memiliki sejumlah strategi dalam menghindari penyelewengan pupuk. Di antaranya pencirian pupuk bersubsidi dengan warna khusus merah muda, bag code dari produsen, terdapat tampilan Pupuk Indonesia di bagian depan karung, dan bertuliskan Pupuk Bersubsidi Pemerintah.

"Bukan itu saja, pencirian lainnya adalah pada kemasan itu tercantum nomor call center, logo SNI, serta nomor izin edar pada bagian depan karung," ungkap dia.

Soal pengawasan, ia mengatakan, pengawasan oleh Pupuk Indonesia Grup telah didukung dengan sistem monitoring dan penebusan berbasiskan teknologi informasi digital yakni SIAGA dan webcommerce. (OL-3)

Baca Juga

ANTARA/Ho Astra Cipali

Ini Kronolgi Kecelakaan di Tol Cipali yang Tewaskan 8 Orang

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 10 Agustus 2020, 12:21 WIB
Kecelakaan tersebut terjadi pada jam 03.30 WIB di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) Km 184.300, tepatnya di Desa Ciwaringin, Kecamatan...
ANTARA/FB Anggoro

Pemkot Pekanbaru Gelar Razia Masker

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Senin 10 Agustus 2020, 10:49 WIB
Warga yang kedapatan tidak memakai masker dikenakan sanksi denda uang sebesar Rp250 ribu untuk motor roda dua, dan Rp1 juta untuk mobil...
MI/Rendy Ferdiansyah

103 Titik Panas Bertebaran di Babel, BPBD Siaga

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Senin 10 Agustus 2020, 10:18 WIB
"Untuk Senin (10/8) ini, titik panas terpantau satelit terbanyak ada di Kabupaten Bangka Selatan 42 titik, total keseluruhan 103...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya