Senin 13 Juli 2020, 12:46 WIB

Covid-19 Melonjak, Afsel Berlakukan Jam Malam dan Larang Alkohol

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Covid-19 Melonjak, Afsel Berlakukan Jam Malam dan Larang Alkohol

AFP
Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa

 

AFRIKA Selatan (Afsel) memberlakukan jam malam nasional, mulai Minggu (12/7), sebagai langkah lanjutan karena kasus covid-19 semakin melonjak. Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa menyebut covid-19 jauh lebih ganas dan merusak dari yang diperkirakannya.

Ramaphosa memberlakukan kembali jam malam dan larangan penjualan alkohol selama hampir enam minggu, setelah sempat melegalkan kembali minuman keras.

“Ketika kita menuju puncak infeksi, sangat penting kita tidak membebani klinik dan rumah sakit dengan cedera terkait alkohol,” kata Ramaphosa.

Larangan penjualan dan distribusi alkohol untuk mengurangi volume pasien trauma, sehingga rumah sakit memiliki lebih banyak tempat tidur untuk merawat pasien covid-19.

Ramaphosa mengatakan, sejak penjualan dan distribusi alkohol diperkenankan kembali pada Juni, rumah sakit mengalami lonjakan penerimaan di bangsal trauma dan darurat.

Infeksi virus korona baru telah tembus 12.000 per hari atau 500 per jam di Afrika Selatan dalam beberapa hari terakhir. Hal itu membuat Afsel menjadi negara terbesar keempat kasus covid-19 setelah Amerika Serikat, Brasil dan India.

Baca juga: Pelonggaran Lockdown di Afsel, Jumlah Kasus Terus Bertambah

Kini, Afrika Selatan memberlakukan jam malam untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas dan mewajibkan semua penduduk mengenakan masker saat berada di depan umum.

Dalam pidato yang disiarkan secara nasional, Ramaphosa mengatakan para pejabat kesehatan mengingatkan potensi terjadinya kekurangan tempat tidur dan oksigen di rumah sakit saat Afrika Selatan mencapai puncak kasus covid-19.

Dia mengatakan beberapa rumah sakit terpaksa menolak pasien karena semua tempat tidur mereka penuh.

Afrika Selatan menyumbang 40% dari semua kasus yang dikonfirmasi di kawasan Afrika dengan 276.242 kasus, meningkat 12.058 dalam satu hari. Negara ini mencatat 4.079 kematian, 25% di antaranya telah terjadi dalam sepekan terakhir.(The Guardian/Al Jazeera/OL-5)

Baca Juga

Alexey NIKOLSKY / SPUTNIK / AFP

Putin Umumkan Rusia Negara Pertama yang Setujui Vaksin Covid-19

👤Antara 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 18:31 WIB
Kabar itu menjadi sebuah langkah yang dipuji oleh Moskow sebagai bukti kehebatan ilmiah...
AFP/JAVIER SORIANO

Kasus Covid-19 Global Tembus 20 Juta

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 17:20 WIB
Lebih dari 5 juta dari kasus tersebut terjadi di Amerika Serikat, dengan 3 juta di Brasil dan 2 juta di...
ilustrasi

KBRI London Promosi Peluang Investasi Indonesia di Tengah Pandemi

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 12:55 WIB
KBRI London  terus berupaya meyakinkan investor dan calon investor di Inggris terkait situasi ekonomi dan politik Indonesia. Pun...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya