Senin 13 Juli 2020, 01:40 WIB

Sekolah Tatap Muka Saat Pandemi Masih Berisiko Tinggi

Atalya Puspa | Humaniora
Sekolah Tatap Muka Saat Pandemi Masih Berisiko Tinggi

ANTARA/Septianda Perdana
Kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di masa pandemi korona dinilai berisiko tinggi.

 

PENGAMAT Pendidikan dari Universitas Paramadina Totok Amin Soefianto mengungkapkan, pembelajaran tatap muka di tahun ajaran baru mendatang masih terlalu berisiko mengingat kasus positif covid-19 masih terus bertambah setiap harinya.

"Pembelajaran tatap muka masih terlalu berisiko saat ini. Angka penularan masih tinggi khususnya di zona merah seperti Jawa Timur, DKI, Jawa Barat, dan Jawa Tengah, bahkan Papua dan Sulsel masih tinggi," kata Totok, Minggu (12/7).

Ia mengungkapkan, pembelajaran tatap muka sebaiknya dilakukan saat pandemi covid-19 di Indonesia mulai terkendali.

Lebih jauh, Totok menilai kurikulum darurat diperlukan untuk adaptasi dengan pandemi covid-19. Ia menilai harus ada penyesuaian di semua jenjang, jenis dan jalur pendidikan di Indonesia.

"Kemendikbud dapat mendesain kurikulum darurat yang merupakan turunan dan pengembangan dari kurikulum 2013, khususnya dalam rangka menjaga mutu pendidikan agar tidak turun derastis akibat pandemi Covid-19," tuturnya.

Selain itu, pembelajaran jarak jauh yang selama ini menggunakan pendekatan darurat sementara bisa berubah menjadi strategi pembelajaran lebih permanen dan jangka menengah-panjang.

"Ini bisa kita antisipasi sampai seluruh tahun ajaran 2020-2021. Langkah urgen adalah penyiapan materi PJJ untuk semua jenjang dan pelatihan untuk guru dalam PJJ," tandasnya. (R-1)

Baca Juga

ANTARA/Fakhri Hermansyah

Mendagri Minta Ada Simulasi Protokol Covid-19 di Sekolah

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 04 Agustus 2020, 07:17 WIB
Penting menekankan pembelajaran tatap muka dengan kedisiplinan protokol kesehatan sehingga proses pembelajaran tatap muka nantinya tidak...
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/pras.

Immunomodulator Korona Diuji Klinis

👤(Aiw/ Des/H-2) 🕔Selasa 04 Agustus 2020, 05:25 WIB
LEMBAGA Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyatakan telah berhasil merekrut subjek penelitian terakhir atau yang ke-90 untuk kandidat...
FOTO ANTRA/ Ujang Zaelani/ss/ama/

Kemenristek/BRIN Pantau Antibodi Covid-19

👤 (Aiw/Ifa/H-1) 🕔Selasa 04 Agustus 2020, 05:20 WIB
ANTIBODI covid-19 yang diklaim sebagai obat herbal covid-19 oleh penemunya, Hadi Pranoto, masih harus melalui uji...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya