Minggu 12 Juli 2020, 18:53 WIB

Menteri LHK Awasi Langsung Konservasi Tanah dan Air di Jateng

mediaindonesia.com | Humaniora
Menteri LHK Awasi Langsung Konservasi Tanah dan Air di Jateng

Ist/KLHK
Menteri LHK Siti Nurbaya melakukan kunjungan kerja ke Taman Wisata Alam Telaga Warna, Wonosobo, Jawa Tengah, Minggu (12/7).

 

MENTERI  Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, meninjau dan mengawasi langsung kegiatan lapangan yang meliputi kerja bangunan konservasi tanah dan air serta penanaman dan pemeliharaan tanaman.

Di samping itu, Menteri LHK juga mengevaluasi kawasan wisata alam yang sedang menyesuaikan dan adaptasi transisi Covid-19. Tujuannya untuk penyesuaian aktivitas di tengah masyarakat dengan protokol menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan.

Kerja lapangan Menteri LHK Siti Nubaya  di Wonosobo, Jateng  ini dilakukan bersama Wamen LHK Alue Dohong dan para Dirjen melanjutkan kerja lapangan di Wonosobo, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (12/7). Kegiatan di Wonosobo tersebut berlangsung setelah dari Karanganyar dan Boyolali, Jateng.

Kegiatan tersebut merupakan langkah safari kerja Menteri  LHK dan rombongan Dirjen yang relevan serta Kepala Badan Litbang dan Inovasi di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Beberapa kegiatan yang dikontrol Menteri LHK meluputi rehabilitasi hutan dan lahan (RHL), taman wisata, perhutanan sosial, dan aplikasi litbang di lapangan. 

Sesuai pesan Presiden RI Joko Widodo bahwa penanganan pemulihan lingkungan sangat penting demikian pula pemanfaatan berbagai lokasi di Pulau Jawa dengan sangat banyak pemandangan yang indah, dan aksesibilitas jalan yang bagus untuk menjadi produktif membantu masyarakat.

Kombinasi kerja hutan sosial, produktivitas masyarakat dengan ekowisata dan industri kayu putih hutan sosial menjadi langkah yang positif. Sejalan dengan itu, upaya pemulihan lingkungan dengan rehabilitasi lahan terus dilakukan. 

Hal tersebut disampaikan Menteri LHK Siti Nurbaya saat kunjungan kerja di kawasan wisata Dieng, tepatnya di Taman Wisata Alam (TWA) Telaga Warna dan Telaga Pengilon, Kabupaten Wonosobo, Jateng, Minggu (12/7).

"Cara penanganan atau pengelolaan spot-spot wisata seperti Telaga Warna maupun Telaga Pengilon, menjadi referensi bagi spot-spot wisata yang lain. Keberadaan ekowisata seperti ini harus disertai peningkatan produktivitas untuk masyarakat sekitarnya," kata Menteri Siti.

TWA Telaga Warna dan Telaga Pengilon merupakan satu dari 29 kawasan wisata alam yang dibuka lebih dulu dalam masa transisi ini. Pembukaan kawasan wisata alam ini untuk memberikan stimulan aktivitas wisata lain di Indonesia. Hal ini juga penting agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas produktif.

"Saya meminta Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) untuk melaporkan setiap hari perkembangan 29 spot kawasan wisata alam ini, khususnya kaitan dengan naik turunnya angka sebaran Covid-19," kata Menteri Siti. Harus ada kehati-hatian dan penerapan protokol Covid-19. 

Dalam kunjungannya kali ini, Menteri Siti mencatat ada beberapa hal yang perlu dikembangkan lagi dari TWA Telaga Warna dan Telaga Pengilon yang berada di wilayah kerja Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah ini.

"Saya perintahkan Dirjen KSDAE agar melakukan pengecekan kembali secara keseluruhan. Di antaranya redesain infrastrukturnya, agar tidak terlalu banyak bangunan fisiknya, dan lebih menonjolkan lanskapnya," ucapnya.

Selain itu, setelah berdiskusi bersama Sekda Kabupaten Wonosobo, Menteri Siti mengatakan keterlibatan pemerintah desa dan kecamatan perlu ditingkatkan, begitu juga dengan masyarakat tani.

Ada juga masukan dari Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jateng untuk mendorong kemungkinan penambahan penanaman varietas baru di kawasan tersebut. HKTI Jateng meminta agar diadakan vokasi training untuk level sekolah menengah, mengenai teknis pengolahan kayu dan bambu.

"Saya juga mendapat laporan adanya masalah sampah. Selain itu, saya titip untuk teknik terasering di kawasan Dieng perlu diperbaiki untuk mencegah longsor dan erosi. Kita cari cara mengatasinya dengan kegiatan CSR (corporate social responsibility) untuk rehabilitasi dan bangunan Konservasi Tanah dan Air," tuturnya.

Fungsi alam hutan

Lebih lanjut, Menteri Siti menjelaskan fungsi alam hutan selain menjaga sistem pendukung kehidupan, juga memiliki fungsi media, bahan produksi, informasi, hingga spiritual healing.

"Berada di tengah hutan bisa menjadi forest healing. Misalnya di Jawa Timur, bahkan ada yang menjadi spot-spot untuk ibadah," terang Menteri Siti.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (BKSDA) Jateng mengelola 27 Cagar Alam, 1 Suaka Marga Satwa dan 5 Taman Wisata Alam, termasuk TWA Telaga Warna dan Telaga Pengilon.

Dirjen KSDAE Wiratno menjelaskan situasi wisata disini tergantung pada keamanan kandungan karbondioksida dan sulfur (belerang) yang ada, yang dipantau secara intensif setiap bulan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

"Keberadaan TWA Telaga Warna dan Telaga Pengilon ini mampu menggerakkan ekonomi lokal di sekitar Dieng," kata Wiratno.

Saat hari biasa dalam kondisi normal, rata-rata pengunjung setiap tahunnya 425 ribu orang, dan menghasilkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 3 Miliar.

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya, Menteri Siti juga meninjau beberapa titik kegiatan RHL serta pembuatan bangunan konservasi tanah dan air (KTA) dengan mekanisme padat karya.

Kegiatan yang ditinjau meliputi bangunan gully plug atau dam penahan kecil-kecil di lahan masyarakat serta penanaman dan pemeliharaan tanaman pokok Bintamin, Accacia decurens, dikombinasi tanaman HHBK (hasil hutan bukan kayuberupa macadamia, dan tanaman semusim carica (pepaya yang tumbuh di dataran tinggi) dan terong belanda, serta rumput vetiver, di kawasan hutan lindung bersisian dengan lahan masyarakat, dengan landscape terjal dan dissected. (RO/OL-09)

Baca Juga

MI/Fransisco Carolio Hutama Gani

BPOM Tegaskan tidak Ada Obat Herbal untuk Covid-19

👤Atalya Puspa 🕔Senin 10 Agustus 2020, 15:18 WIB
"Obat herbal untuk bisa diklaim tentunya harus ada aturannya. Tidak bisa begitu saja menemukan, langsung diklaim. Apalagi dikatakan...
Antara/Raisan Al Farisi

Menteri LHK Ingatkan Pentingnya Jaga Kelestarian Alam

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Senin 10 Agustus 2020, 14:58 WIB
Indonesia sudah lama dikenal sebagai megadiversity country. Namun, kebutuhan lahan dan pemanfaatan sumber daya alam menjadi tantangan,...
Ist

Karyawan Positif Covid-19, 1 Lantai Wisma Antara Ditutup

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 10 Agustus 2020, 14:50 WIB
Pihak Antara sudah membenarkan bahwa ada lima karyawannya yang positif covid-19. Dari jumlah itu, empat orang di antaranya adalah reporter...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya