Minggu 12 Juli 2020, 14:07 WIB

Gubernur Sumbar: Pertanian Jadi Prioritas Pembangunan

mediaindonesia.com | Ekonomi
Gubernur Sumbar: Pertanian Jadi Prioritas Pembangunan

Ist/Kementan
Kegiatan Panen Raya Padi bersama Kelompok Tani Sawah Padang Nagari Minangkabau yang dihadiri Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

 

GUBERNUR Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno dan Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto kunjungi lokasi Nagari Minangkabau, Kecamatan Sungayang,Kabupaten Tanah Datar, Sumbar.

Hal tersebut sebagai respons arahan Presiden Joko Widodo yang bertekad mewujudkan ketahanan pangan. Rombongan melaksanakan kegiatan Panen Raya Padi bersama Kelompok Tani Sawah Padang, Nagari Minangkabau serta didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tanah Datar.

 “Saya Gubernur Sumatera Barat mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI-Polri yang juga ikut mendukung kesedian pangan, karena sebelumnya kami memanen bawang dan yang punya lahan merupakan anggota polri. Jadi kami sangat mengapresiasi pengabdian TNI-Polri dalam mendukung kesediaan pangan,” ucap Irwan. 

Di Tanah Datar sebagian besar masyarakatnya adalah pekerja petani. Jadi menjadi hal yang wajar jika Tanah Datar selalu mempunyai cadangan beras yang berlebih.

“Saat ini memang Bapak Presiden selalu mengaungkan ketahanan pangan selama pandemi covid-19. Pandemi ini memang berdampak kepada ekonomi masyarakat yang Maret hingga Mei kemaren sangat berpengaruh,” ujar Gubernur Sumbar.

Irwan Prayitno juga mengatakan bahwa pertanian menjadi salah satu prioritas dalam membangun Provinsi Sumbar. Apalagi Sumbar setiap tahunnya selalu memiliki cadangan beras berlebih untuk kebutuhkan warga sumbar. 

Namun walaupun terus mengggenjot dalam upaya mendukung ketahanan pangan, Gubernur Sumbar dan Kapolda mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan wajib memakai masker dan jaga jarak.

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, diharapkan dapat mengurangi transmisi lokal maupun dan impor dari luar sehingga bisa memutus penyebaran Covid-19.

 “Kami dari pemerintahan selalu mendukung Polri dan TNI untuk terus menegakkan disiplin kepada masyarakat dalam mengedepankan protokol kesehatan,” tutup Gubernur Sumatera Barat.

Pada kesempatan yang sama, Yuzinosfris, penyuluh setempat, mengatakan Panen di Kecamatan Sungayang yang melibatkan Kelompok Tani  Sawah Padang dengan luas lahan padi 60 ha dengan varietas lokal bujang marantau.

"Kalau yang hari ini baru sekitar 5 hektare  dengan provitas 5,7 ton per hektare, sisanya dalam waktu dekat," ujar Yuzinosfris.

Hal yang sama disampaikan Kepala Dinas Pertanian Sumbar, Syafrizal. Ia mengaku optimistis untuk kejar tanam sampai bulan September 2020 yang sesuai arahan Mentan Syahrul Yasin Limpo.

"Apalagi ada info FAO (Organisasi Pangan dan Pertanian PBB) tentang musim kemarau panjang, itu yang kami imbau ke kabupaten untuk segera tanam," sebut Syafrizal

Sebagai gambaran, luas tanam padi Sumbar pada Juni 2020 seluas 51.474 ha dan target Juli 2020 seluas 58.756 hektare. "Sampai dengan tanggal 10 kemarin sudah lebih 30 persen target tertanam. Selebihnya kami kejar di bulan ini," pungkas Syafrizal.

Secara terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Kementan, Suwandi mengaku optimistis jika di tahun 2020 walaupun tengah dilanda pandemi korona dapat meningkatkan produksi pangan khususnya beras. Oleh karenanya, wabah dunia tersebut menjadi tantangan untuk menunjukkan hadirnya negara bagi rakyat.

“Kementan melakukan empat upaya strategis dalam pemenuhan kebutuhan pangan. Pertama, percepatan tanam di musim tanam II, kejar tanam bulan ini supaya target roduksi bisa kita capai,” katanya.

Kedua, lanjut Suwandi, pengembangan lahan rawa yang masih memiliki potensi laahan sangat luas. Ketiga, diversifikasi pangan lokal dengan memanfaatkan pangan alternatif dikembangkan di pekarangan. Keempat, penguatan cadangan pangan pemerintah dan pengembangan lumbung pangan masyarakat yang akan dikerjasamakan dengan Kostraling.

“Dalam upaya percepatan tanam, kami mengharapkan kepada para penyuluh melaporkan perkembangan mingguan luas tanam dan panen padi dan jagung di wilayah kerjanya secara berjenjang di Kostratani dan disampaikan secara online sekaligus ke kabupaten, provinsi dan pusat agar kinerja kita terlapor dengan baik,” jelasnya. (OL-09)

Baca Juga

Antara/Aditya Pradana Putra

Pendaftar Capai 414 Ribu, Sisa Kuota Prakerja Kurang dari 50%

👤M Ilham Ramadha 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 20:45 WIB
Saat ini verifikasi data peserta pelatihan tidak lagi menggunakan swafoto. Peserta hanya perlu memasukkan Kartu Keluarga (KK) dan Nomor...
Dok. Pribadi

Mentan: Sekolah Lapangan untuk Tingkatkan Kesejahteran Petani

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 19:41 WIB
Sekolah Lapang Integrated Participatory Development Management Irrigation Program (SL IPDMIP) digelar agar para petani mampu meningkatkan...
Antara/Aditya Pradana Putra

Hindari Krisis Berkelanjutan, Sektor Keuangan Wajib Dijaga

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 19:20 WIB
“Krisis pada tahun ini berbeda dengan 98 atau 2008 atau krisis kecil pada 2013. Karena 3 masa krisis itu datang dari sektor keuangan....

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya