Minggu 12 Juli 2020, 13:23 WIB

Iran Akui Lakukan Kesalahan Tembak Jet Sipil Milik Ukraina

Deri Dahuri | Internasional
Iran Akui Lakukan Kesalahan Tembak Jet Sipil Milik Ukraina

AFP
Serpihan pesawat sipil Boeing 737 milik Ukraina yang dihantam dua rudal militer pada Januari 2020.

 

ORGANISASI Penerbangan Sipil (CAO) Iran memberi laporan mengenai tertembaknya pesawat penumpang sipil jet Boeing 737 milik Ukraina pada Januari 2020. Organisasi itu menjelaskan bahwa sistem pertahanan udara milik militer Iran 'lupa' untuk menyesuaikan sistem radarnya.

Akibat sistem pertahanan udara melakukan kesalahan jaringan komunikasi dan bersifat human error serta berujung pesawat Boeing 737 yang membawa penumpang sipil tertembak rudal.

Pihak Iran telah mengatakan melakukan kekeliruan dengan menembakkan pesawat Boeing 737 dengan nomor penerbangan 752 milik Ukraina International tak lama setelah tinggal landas. Insiden tersebut menewaskan semua 176 penumpang.

Iran juga baru menyelidiki kotak hitam dari pesawat Boeing 737 yang hancur dihantam rudal dan rencananya pada 20 Juli 2020.

Pesawat jet Ukraina dihantam dua rudal jelajah milik sistem pertahanan militer Iran. Serangan rudal kedua hanya selang 30 detik dari serangan rudal pertama.Laporan tersebut diungkapkan dalam situs resmi CAO pada Sabtu (11/7).   

"Operator sistem pertahanan udara meluncurkan rudal pada apa yang dideteksi sebagai target bermusuhan tanpa respons dari pusat komando," kata CAO dalam laporan itu. Laporan juga mengatakan bahwa orang yang tidak disebutkan namanya mengambil tindakan secara independen dan tanpa izin dari atasan.

Insiden itu terjadi beberapa jam setelah sistem pertahanan Iran dalam posisi siaga tinggi setelah serangan rudal Iran ke pangkalan udara Amerika Serikat (AS) di Irak sebagai pembalasan atas aksi serangan pembunuhan seorang jenderal Iran atas perintah AS Presiden Donald Trump.

Enam orang telah ditangkap sehubungan dengan insiden tertembaknya jet sipil milik Ukraina yang baru tinggal landas dari Bandara Teheran, Iran. Namun pihak berwenang Iran tidak memberikan penjelasan secara rinci. (AFP/Alarabiya/OL-09)

Baca Juga

AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA

UE-ASEAN Luncurkan Tiga Proyek Baru di Tengah Pandemi

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 16:45 WIB
UE meluncurkan proyek yang mendukung urbanisasi, pengelolaan hutan berkelanjutan dan lembaga audit tertinggi ASEAN. Proyek-proyek itu...
AFP

Filipina Targetkan Uji Klinis Vaksin Rusia pada Oktober

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 15:35 WIB
Filipina berencana untuk melaksanakan uji klinis untuk vaksin covid-19 buatan Rusia pada Oktober...
ANTARA/Dhemas Reviyanto

Indonesia Perkuat Diplomasi Perdamaian di Tengah Pandemi

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 14:35 WIB
"Pandemi telah meningkatkan kerentanan negara-negara terdampak konflik. Beberapa negara bahkan terancam jatuh kembali ke jurang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya