Minggu 12 Juli 2020, 05:05 WIB

Muhammad Wasroni Bagi-Bagi Lontong Sayur

BAGUS PRADANA | Weekend
Muhammad Wasroni Bagi-Bagi Lontong Sayur

MI/SUMARYANTO BRONTO

KOTA kerap dianggap menjanjikan penghidupan lebih baik. Hal ini pulayang akhirnya mendorong Muhammad Wasroni merantau ke Jakarta. Namun, lantaran hanya lulusan sekolah dasar, kala itu dia hanya bisa kerja serabutan. Iapernah menjadi buruh bangunan, penjaja bakwan keliling, dan pejual es krim sebelum akhirnya bekerja untuk seorang pedagang lontong sayur pada 1987.

Beberapa tahun kemudian, ia pun mencoba peruntungannya menjajakan lontong sayurnya sendiri di daerah Warung Buncit sebelum akhirnya pindah ke kawasan Tebet, Jakarta Selatan. "Awal 90-an, saya mulai jualan sendiri. Bisa mandiri, enggak ikut orang lagi," ungkap Wasroni kepada Andy Noya dalam program talkshow inspiratif Kick Andy, Minggu (12/7).

Wasroni berjualan lontong sayur setiap pagi mulai pukul 6 pagi hingga 12 siang di kawasan Tebet. Meski kurang secara materi, Wasroni mengaku rezeki yang ia peroleh dari berjualan lontong sayur sudah cukup untuk menghidupi keluarganya.

Akan tetapi, siapa sangka di balik keterbatasan hidupnya, pria asal Pemalang itu masih berkenan membagikan hasil jerih payahnya kepada orang-orang yang membutuhkan di kala pandemi. Pada Maret lalu, seminggu setelah pemerintah mengumumkan masa tanggap darurat covid-19, Wasroni berinisiatif membantu sesama dengan cara membagikan dagangannya kepada mereka yang terdampak covid-19 secara gratis.

"Ya, kira-kira satu minggu setelah pandemi itu, saya mulai bagi-bagi lontong sayur ke pemulung, tukang sapu, anak-anak kolong, pekerja yang ada di kuburan, pokoknya yang ada di dekat-dekat saya aja dulu," ungkap ayah tiga anak itu.

Wasroni mengaku awalnya hanya seorang diri menjalankan aksi sosial tersebut. Namun, kemudian ada pelanggan yang mengunggah aksinya ke Facebook hingga menjadi viral. Seiring berjalannya waktu, banyak donatur yang ingin membantu aksi kebaikan yang telah Wasroni mulai ini.

Pada Ramadan lalu, Wasroni semakin giat menggalakkan aksi kebaikannya. Ia bahkan sempat memutuskan tidak berjualan lontong sayur selama tiga bulan lantaran banyak donatur yang turut serta mendukung aksinya. Wasroni mengaku dalam sehari, ia dapat membagikan hingga 100 porsi lontong sayur. Jika ditotal sejak awal pandemi hingga saat ini, ia telah membagikan sekitar 1.887 porsi lontong sayur kepada mereka yang terdampak covid-19.

Selama masa pandemi, Wasroni yang juga mengandalkan pendapatan harian dari dagangannya untuk bertahan hidup, tahu betul kesulitan yang dialami rekan-rekannya sesama pekerja harian.

"Saya memang bukan orang berada, tapi banyak juga yang butuh uluran tangan. Saya percaya kalau kita banyak bantu orang, banyak berkah yang akan kita dapat. Alhamdulillah saya bisa merasa cukup dan masih bisa bayar kontrakan," terang lelaki paruh baya itu. (M-4)

Baca Juga

123RF

Selain Perintang Corona, ini 5 Manfaat Lain Bermasker

👤Abdillah Marzuqi 🕔Selasa 04 Agustus 2020, 09:16 WIB
Penting pula untuk memakai masker yang dapat dikenakan berulang demi mengurangi...
Unsplash/ Freestocks

Hedonisme Tidak Selalu Buruk, Ini Caranya

👤Abdillah Marzuqi 🕔Senin 03 Agustus 2020, 19:40 WIB
Hedonisme dapat berdampak baik jika bersenang-senang tidak membuat orang lupa akan tujuan panjang dari...
Instagram @jettonefilms

Blossoms Shanghai, Serial Televisi Perdana Wong Kar-wai

👤Fathurrozak 🕔Senin 03 Agustus 2020, 15:50 WIB
Sutradara Wong Kar-wai akhirnya mengkonfirmasi Blossoms Shanghai akan menjadi penyelaman pertamanya dalam produksi serial...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya