Sabtu 11 Juli 2020, 19:53 WIB

Banjir Bandang di Nepal Tewaskan 23 Orang

mediaindonesia.com | Internasional
Banjir Bandang di Nepal Tewaskan 23 Orang

AFP/Niroj Chaoulagain
Warga di Distrik Sindhupalchok, Nepal, berusaha mengevakuasi korban yang terjebak tanah longsor.

 

BANJIR bandang dan longsor akibat hujan intensitas tinggi melanda wilayah barat Nepal. Bencana itu menyebabkan 23 orang tewas, puluhan warga hilang dan ribuan orang dievakuasi.

Di Distrik Myagi yang berjarak 200 km dari arah barat Ibu Kota Nepal, Kathmandu, 9 orang dilaporkan tewas dan sekitar 30 orang hilang. Banjir dan longsor yang terjadi sejak Jumat (10/7) waktu setempat, menyebabkan permukiman warga hancur.

"Korban jiwa kemungkinan akan bertambah, karena regu penyelamat baru saja tiba di daerah terpencil itu untuk mencari korban," ujar Kepala Distrik Myagi, Gyan Nath Dhakal.

Lebih lanjut, dia mengatakan 50 orang sudah dievakuasi dengan helikopter. Sementara itu, 7 orang dilaporkan tewas di di Distrik Kaski. Adapun 7 korban meninggal ditemukan di Distrik Jajarkot, yang berlokasi di bagian barat Nepal.

Baca juga: Tekan Penyebaran Covid-19, California Bebaskan 8.000 Tahanan

"Kami mencari 8 orang lain yang masih hilang," ujar seorang petugas kepolisian, Kishore Shrestha.

Polisi menyebut tinggi permukaan air Sungai Koshi naik ke level berbahaya. Sungai Koshi yang berada di daerah selatan dan berbatasan dengan India, kerap menyebabkan banjir di negara bagian Bihar, India. Bencana banjir bahkan terjadi hampir setiap tahun.

Longsor dan banjir bandang sering melanda wilayah Nepal. Khususnya, saat musim angin muson berhembus pada Juni-September.(Ant/OL-11)

 

Baca Juga

AFP/Yuri Cortez

Menteri Perminyakan Venezuela El Aissami Sembuh dari Covid-19

👤Antara 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 08:15 WIB
Setelah dinyatakan positif covid-19, El Aissami mengaku sudah pulih dengan hasil tes...
ISAAC LAWRENCE / AFP

Perjanjian Ekstradisi Hong Kong dengan Prancis dan Jerman Ditunda

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 05:25 WIB
Kedua negara telah mempolitisasi kerja sama yuridis, sehingga merusak dasar kerja sama yuridis antara (Hong Kong) dengan Jerman dan...
AFP

Sikap Beijing Melunak di Laut China Selatan

👤(AFP/Van/X-11) 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 05:00 WIB
TIONGKOK telah memerintahkan personel militer mereka untuk tidak melakukan tembakan pertama bila terjadi insiden tak terkendali di Laut...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya