Sabtu 11 Juli 2020, 19:18 WIB

Pemuda ini Tebar Benih Pendidikan Robotik

Fetry Wuryasti | Weekend
Pemuda ini Tebar Benih Pendidikan Robotik

Dok. ASTRA
Hendro Yulius Putro, mengenalkan dunia robotik kepada anak-anak hingga membawa teknologi robotik Indonesia ke kancah dunia.

Di tengah pandemi covid-19, seorang pemuda Indonesia masih aktif mengajarkan dunia robotik kepada anak-anak di Surabaya.
Adalah Hendro Yulius Putro, yang berhasil mengenalkan dunia robotik kepada anak-anak hingga membawa teknologi robotik Indonesia ke kancah dunia.

Dia juga pencetus sekolah robotik Yayasan Adicita Wiraya Guna (AWG) Robotic Course, yang mencetak banyak murid berprestasi di bidang robotik dan mendapatkan gelar juara maupun penghargaan tak hanya di dalam, tetapi juga luar negeri seperti Malaysia, Thailand, Korea Selatan, Beijing hingga Jepang.

“Masa depan adalah milik kita yang menyiapkannya sekarang. Kelak peran teknologi akan mendisrupsi banyak hal. Tingkatkan kepedulian terhadap teknologi untuk terus belajar dan
menghasilkan karya-karya,” ujar Hendro, saat berbagi kisahnya dalam inspira webinar yang diadakan Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia bersama dengan Young On Top, Sabtu (11/7), melalui rilis yang diterima.

Hendro merupakan penggagas ekstrakurikuler di bidang teknologi robot di tempatnya mengajar. Ide itu bermula dari turunnya jumlah murid yang mendaftar di sekolah tempat ia mengajar, sehingga pengurus yayasan berniat menutup sekolah. Dia itu meyakinkan sang pengurus agar tidak menutup sekolahnya.

Usahanya selama lima bulan berbuah kabar menggembirakan dengan bertambahnya murid di tempat ia mengajar. Berlanjut, dia mulai merintis ekstrakurikuler robotik di SMP Islam Al Azhar 13 Surabaya.

Ia berusaha mencari mentor untuk anak muridnya dan membuat modul untuk dipelajari oleh siswanya sehingga mereka mampu merancang robot penjejak garis dan mini soccer robot.

Hendro juga berhasil menciptakan robot penyiram tanaman bernama Loving Plant Robot yang mendapat penghargaan khusus di International Robot Olympiade di Beijing, Tiongkok pada tahun 2012.

Hendro akhirnya mendirikan sekolah robot Yayasan AWG Robotic Course yang kini memiliki 400 anak murid dan menjalin kerjasama dengan 21 sekolah dari Surabaya, Solo, Pasuruan, Gresik, Palu hingga Sorong.

Perjalanan panjang dia mengenalkan robot ke generasi muda Indonesia pada akhirnya membawanya menjadi penerima apresiasi Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards tahun 2019 bidang teknologi.

Sama seperti tahun sebelumnya, SATU Indonesia Awards menjaring anak muda hingga ke seluruh pelosok Indonesia yang tak kenal lelah memberikan manfaat bagi sekitarnya. Apresiasi diberikan kepada lima anak bangsa atas setiap perjuangan di bidang Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan, Teknologi serta satu kategori yaitu kelompok yang mewakili bidang tersebut.

Pada tahun ini, Astra juga memberikan tambahan kategori apresiasi khusus kepada para pejuang tanpa pamrih di tengah pandemi COVID-19. 

Sejak pendaftaran dibuka pada 2 Maret 2020, jumlah pendaftar SATU Indonesia Awards 2020 telah mencapai lebih dari 7.631 pendaftar. Target jumlah pendaftar tahun ini diharapkan dapat melampaui jumlah pendaftar tahun 2019 yang mencapai 8.654 pendaftar. (RO/M-2) 

Baca Juga

Dok Nona

Brand Lokal Nona Berkonsep Loose Wear, Lahir dari Engineer

👤Retno Hemawati 🕔Jumat 14 Agustus 2020, 23:55 WIB
Untuk setiap detail cutting design koleksi pakaiannya sangat diperhatikan karena berasal dari tangan wanita seorang mantan...
AFP

Netflix Buka Lebar Produksi Konten Lokal

👤Antara 🕔Jumat 14 Agustus 2020, 21:27 WIB
Netflix selalu menerima segala masukan mengenai tayangan yang ingin dilihat masyarakat Indonesia, termasuk tayangan original bermuatan...
Dok Netflix

Bioskop Diyakini Tetap Tak Tergantikan

👤Fathurrozak 🕔Jumat 14 Agustus 2020, 19:55 WIB
Setelah pandemi, keberadaan bioskop akan berdampingan dengan VoD...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya