Sabtu 11 Juli 2020, 17:40 WIB

Pemerintah Jamin Kebutuhan Gizi Anak Selama Pandemi

Dhika Kusuma Winata | Humaniora
Pemerintah Jamin Kebutuhan Gizi Anak Selama Pandemi

Antara
Ilustrasi

 

PEMERINTAH menjamin setiap anak Indonesia terpenuhi kebutuhan dan haknya selama masa pandemi covid-19.

Pemerintah menilai pemenuhan hak dasar asupan gizi anak turut terganggu lantaran banyak keluarga yang ekonominya terdampak wabah.

"Dalam kondisi pandemi covid-19 saat ini, negara akan memastikan anak-anak harus terpenuhi haknya. Sebab anak-anak adalah salah satu kelompok paling rentan terdampak wabah virus korona," kata Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Abetnego Tarigan saat menghadiri kegiatan pemberian kebutuhan spesifik anak dalam rabngka Hari Anak Nasional 2020 di Cibubur, Jakarta, Sabtu (11/7).

Pemerintah menyadari pandemi covid-19 tidak hanya berdampak pada orang dewasa melainkan juga anak-anak. Merebaknya wabah turut menimbulkan dampak signifikan pada melemahnya perekonomian keluarga. 

Akibatnya anak-anak juga turut merasakan efek negatif antara lain tak terpenuhinya asupan gizi.

"Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dengan menyalurkan paket pemenuhan kebutuhan spesifik anak secara langsung. Pemenuhan gizi anak ini sangat penting demi mencapai pertumbuhan fisik, apalagi Indonesia sedang gencar melakanakan program pencegahan stunting," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, penerintah membagikan paket pemenuhan kebutuhan spesifik anak antara lain paket makanan kepada lebih dari 1.000 anak dari berbagai kelompok umur. 

Abetnego mengatakan isu kesehatan anak khususnya stunting turut menjadi prioritas kerja KSP. Bantuan kepada anak sangat dibutuhkan lantaran pencegahan stunting merupakan investasi pembangunan sumber daya manusia dalam jangka panjang.

Di tempat yang sama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga menegaskan perlindungan terhadap anak merupakan tanggungjawab bersama. 

Pada kondisi pandemi saat ini, kelompok anak membutuhkan pemenuhan hak dasar seperti asupan gizi. Perlindungan khusus pun dibutuhkan agar mereka tetap berdaya.

"Dengan adanya covid-19, risiko tidak terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan ini menjadi lebih tinggi," ujar Bintang. (OL-8)

Baca Juga

Dok.MI

Penanganan Kanker Paru-Paru saat Pandemi

👤(Ata/H-2) 🕔Rabu 12 Agustus 2020, 02:10 WIB
DOKTER Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi dari RSUP Persahabatan Sita Laksmi Andriani mengungkapkan perbedaan signifikan antara...
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Diabetesi Wajib Monitor Gula Darah

👤(Ata/H-2) 🕔Rabu 12 Agustus 2020, 02:00 WIB
ORANG-ORANG dengan riwayat penyakit kronis (komorbid) memiliki risiko terkena komplikasi serius...
Ilustrasi-Freepik

Gonore Sulit Terdeteksi Berbahaya untuk Ibu Hamil

👤 (Ifa/H-2) 🕔Rabu 12 Agustus 2020, 01:55 WIB
PENYAKIT infeksi menular seksual (IMS) Gonore (GO) atau dikenal juga dengan istilah pilek pada alat kelamin, berbahaya jika tidak segera...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya