Sabtu 11 Juli 2020, 14:40 WIB

Gelombang Pertama Pandemi Covid-19 di Indonesia Belum Berakhir

Atalya Puspa | Humaniora
Gelombang Pertama Pandemi Covid-19 di Indonesia Belum Berakhir

123rf.com
ilustrasi

 

Ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia Pandu Riono menyebut kini pandemi covid-19 di Indonesia masih berada dalam gelombang pertama dan bahkan belum mencapai puncaknya.

"Kita masih ada di fase gelombang pertama. Kita lagi naik ke puncak gunung. Tapi bisa saja seperti Jakarta, sudah naik, lalu turun, lalu naik lagi. Itu terjadi karena arus mudik kemarin. Itu yang membuat Jakarta sulit turun," kata Pandu di Jakarta, Sabtu (11/7).

Pandu menjelaskan berdasarkan pengalaman dari negara-negara lain, gelombang kedua covid-19 akan terjadi setelah adanya pelonggaran untuk aktivitas publik.

Baca juga: Stop Rapid Test, Jangan Buang Uang untuk Hal yang Tidak Akurat

"Gelombang kedua terjadi saat gelombang pertama selesai. Ada jeda waktu lama, seminggu atau dua minggu itu akan meningkat lagi. Itu terjadi, tapi sifatnya klaster," ungkapnya.

Oleh karena itu, Pandu menekankan agar pemerintah mengidentifikasi klaster-klaster yang berpotensi menjadi tempat penyebaran covid-19, antara lain pasar, pesantren, dan sekolah kedinasan.

Selain itu, menurutnya, pemerintah juga harus gencar melakukan edukasi untuk mencegah timbulnya klaster-klaster baru di masyarakat.

"Perilaku menjadi faktor utama risiko penularan. Kita harus memakai masker dengan konsisten, menjaga jarak, dan jika harus beraktivitas di ruang publik harus mencuci tangan. Karena tangan kita adalah faktor terbesar untuk menularkan covid-19. Namun, mirisnya hanya 52% Indonesia yang cuci tangan dengan benar," tandasnya. (Ol-14)

Baca Juga

AFP/Sam Panthaky

Layanan Telemedisin Didorong Jadi Pilihan di Tengah Pandemi

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 23:43 WIB
Di tengah pandemi, fasilitas kesehatan harus terus memberikan layanan kepada seluruh...
Kemendikbud

DPR Desak Anggaran POP Dialihkan untuk Biaya Internet Siswa

👤Antara 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 21:15 WIB
Kontroversi program organisasi penggerak (POP) yang digagas Mendikbud Nadiem Makariem telah membuat gaduh di...
ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Temui Mendikbud, Katib Aam Nyatakan PBNU Ikut POP Kemendikbud

👤Antara 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 20:50 WIB
Gus Yahya menemui Mendikbud Nadiem Makariem, Kamis, untuk menyampaikan sikap PBNU terkait keikutsertaan dalam program...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya