Sabtu 11 Juli 2020, 03:30 WIB

Korban Covid-19 di Amerika Serikat Terus Berjatuhan

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Korban Covid-19 di Amerika Serikat Terus Berjatuhan

AFP
Korban Covid-19 di Amerika Serikat Terus Berjatuhan

 

LEBIH dari 60.500 kasus baru infeksi covid-19 kemarin dilaporkan terjadi di seluruh Amerika Serikat (AS) yang berarti melebihi rekor satu hari sebelumnya. 

Sementara itu, sejumlah warga AS mengaku lelah karena diminta terus mengambil tindakan pencegahan di saat pandemi semakin dipolitisasi. Amerika Serikat, yang paling terpukul di dunia oleh pandemi covid-19, saat ini memiliki total kasus lebih dari 3,1 juta dengan 133.195 kematian.

Universitas Johns Hopkins, yang telah mencatat angka harian untuk AS dan negara-negara lain sejak awal pandemi, kemarin, mencatat peningkatan yang lebih tinggi lagi, yakni 65.551 kasus.

Di sisi lain, saat infeksi meningkat di 41 dari 50 negara bagian di AS selama dua minggu terakhir, warga menjadi semakin terpecah pada isu-isu seperti pembukaan kembali sekolah dan pusat pertokoan. Aturan yang mewajibkan masker juga telah menjadi bahan perdebatan.

“Sungguh mengecewakan karena keegoisan sejumlah warga yang tidak mengenakan masker membuat staf saya dan orang-orang di rumah sakit ini berada dalam risiko. Saya juga terjangkit covid-19 akibat masalah tersebut,” kata dr Andrew Pastewski, direktur medis ICU di Jackson South Medical Center di Miami.

“Anda tahu, kami menempatkan diri dalam risiko. Sementara itu, orang lain tidak mau melakukan apa pun dan bahkan sebaliknya menjadi agresif dalam mempromosikan penyakit. Ini benar-benar kondisi yang sangat sulit,” tegasnya.

Warga lainnya, Stephanie Porta, 41, penduduk Orlando, Florida, mengatakan hanya sekitar setengah pembeli di toko kelontongnya yang memakai masker. “Mereka berusaha membuat semuanya tampak normal, padahal tidak. Orang-orang sekarat, orangorang sakit. Ini gila,” katanya. 

 

Kapasitas rumah sakit

Wilayah Florida, kemarin, mengumumkan hampir 9.000 kasus baru dan 120 kematian akibat virus korona baru. Ini merupakan sebuah rekor peningkatan harian terkait dengan korban yang meninggal.

Florida ialah salah satu dari sedikit negara bagian di Amerika Serikat yang tidak mengungkapkan jumlah pasien covid-19 yang dirawat di rumah sakit. Namun, lebih dari empat rumah sakit di Florida melaporkan unit perawatan intensif sudah penuh pada awal pekan ini.

Di Texas, sekelompok pemilik bar menuntut Gubernur Greg Abbott, yang berasal dari Partai Republik. Pemrotes mengatakan perintah Abbott pada 26 Juni soal lockdown dan penutupan bisnis sebagai tindakan yang melanggar konstitusi negara.

Sementara itu, Robert Redfield selaku Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, mengatakan tindakan penutupan sekolah akan menjadi risiko yang lebih besar bagi kesehatan anakanak daripada membukanya kembali. Pendapat Redfield tersebut sejalan dengan niat Presiden Trump yang ingin sekolah-sekolah di seluruh AS segera kembali dibuka.

Namun, Wali Kota Los A ngeles, Eric Garcett, memperingatkan bakal kembali memberlakukan aturan tinggal di rumah jika lonjakan kasus tidak mereda. (AFP/X-11)
 

Baca Juga

AFP/OLIVIER DOULIERY

Demi Amerika, Microsoft Corp Nyatakan Keinginan Akuisisi TikTok

👤Antara 🕔Senin 03 Agustus 2020, 19:30 WIB
CEO Microsoft Satya Nadella berbicara dengan Presiden AS Donald Trump tentang isu...
AFP/William West

Kasus Covid-19 Tembus 18 Juta, WHO :Dampaknya Berlangsung Lama

👤Fautinus Nua 🕔Senin 03 Agustus 2020, 17:53 WIB
Klaster baru pun telah dilaporkan di negara-negara yang sebelumnya mampu mengendalikan wabah...
AFP

Trump Larang TikTok karena Terhubung ke Partai Komunis Tiongkok

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Senin 03 Agustus 2020, 15:27 WIB
Komentarnya Trump ini muncul setelah Trump mengatakan dia melarang TikTok di AS. Ia mengatakan aplikasi video populer TikTok ini akan...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya