Jumat 10 Juli 2020, 14:05 WIB

LPS Diberi Wewenang Tempatkan Dana di Bank Bermasalah

Raja Suhud | Ekonomi
LPS Diberi Wewenang Tempatkan Dana di Bank Bermasalah

Antara/Sigid Kurniawan
Tumpukan uang kas di lemari penyimpanan bank. LPS kini memiliki kewenangan menempatkan dana di bank bermasalah.

 


PEMERINTAH memberikan mandat baru kepada Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) antara lain wewenang untuk menempatkan dana di industri perbankan, jika ada bank yang bermasalah karena situasi pandemi covid-19.

"Iya sudah mendapat (kewenangan). Lengkapnya kami akan jelaskan melalui konferensi pers nanti sore ,"  kata Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah kepada ANTARA saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Kewenangan LPS untuk menempatkan dana di perbankan yang berstatus dalam pengawasan, atau untuk mengantisipasi krisis itu termuat dalam Peraturan Pemerintah No.33/2020 yang mengatur mengenai pelaksanaan kewenangan LPS dalam menangani permasalahan stabilitas sistem keuangan.
  
Presiden Joko Widodo menandatangani PP tersebut pada 7 Juli 2020, kemudian PP tersebut diundangkan pada 8 Juli 2020.

Kewenangan terbaru LPS ini sebelumnya alot dibicarakan dalam rapat antara pemerintah dengan Komisi XI DPR. LPS dinilai perlu diberi kewenangan untuk menangani permasalahan likuiditas perbankan. Hal tersebut untuk mengantisipasi jika tekanan dari pandemi COVID-19 terhadap industri perbankan semakin kencang.
  
Selain penempatan dana oleh LPS, pemerintah juga sudah menerapkan skema untuk menempatkan dana di industri perbankan melalui dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
  
Berdasarkan salinan PP tersebut, kewenangan LPS yang diatur antara lain dalam rangka penanganan permasalahan stabilitas sistem keuangan akibat pandemi virus corona baru, ancaman krisis ekonomi, dan/atau stabilitas sistem keuangan yang mencakup penanganan permasalahan bank. Selain itu, pelaksanaan fungsi LPS sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

PP tersebut juga mengatur persiapan penanganan dan peningkatan intensitas persiapan untuk penanganan permasalahan bank sistemik dan bank selain bank sistemik.

"Persiapan penanganan bank dilaksanakan sejak bank ditetapkan sebagai bank dalam pengawasan intensif oleh OJK," tulis pasal 3 ayat 1 PP tersebut.


LPS akan berkoordinasi dengan OJK dalam rangka persiapan penanganan bank, yaitu dalam hal pertukaran data dan/atau informasi bank, pemeriksaan bersama terhadap bank, dan/atau kegiatan lainnya dalam rangka persiapan resolusi oleh LPS.

    
Pada pasal 11 ayat 1 bahwa LPS dapat melakukan penempatan dana selama pemulihan ekonomi sebagai dampak COVID-19.

Penempatan dana oleh LPS tersebut bertujuan untuk mengelola dan/atau meningkatkan likuiditas LPS; dan/atau mengantisipasi dan/atau melakukan penanganan stabilitas permasalahan sistem keuangan yang dapat menyebabkan kegagalan bank.

Penempatan dana oleh LPS pada bank ketentuannya sebagai berikut:

a. total penempatan dana pada seluruh bank paling banyak sebesar 30% dari jumlah kekayaan LPS;

b. penempatan dana pada satu Bank paling banyak sebesar 2,5% (dua
koma lima persen) dari jumlah kekayaan LPS; dan

c. setiap periode penempatan dana paling lama satu bulan dan dapat
diperpanjang paling banyak 5 kali.

Untuk pendanaan, Beleid ini mengatur LPS dapat memperoleh sumber pendanaan, antara lain repo kepada Bank Indonesia, penjualan SBN yang dimiliki kepada BI, penerbitan surat utang, pinjaman kepada pihak lain, dan/atau pinjaman kepada pemerintah. (E-1)

Baca Juga

Antara/Aditya Pradana Putra

Pembahasan Tripartit RUU Cipta Kerja, Aspirasi Buruh Terserap

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 19:14 WIB
"Seluruh masukan yang sudah disusun tentunya akan menjadi rumusan penyempurnaan draf RUU Cipta Kerja yang akan dibahas lagi dalam masa...
Ilustrasi

Sektor Infokom, Peluang di Tengah Pandemi

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 17:59 WIB
Didik menyebutkan Indonesia mempunyai peluang dari sektor informasi dan komunikasi karena telah ada faktor pendukung seperti siapnya Palapa...
DOK PUPR

Peningkatan Jalan, Trotoar, KSPN Labuanbajo Selesai Akhir 2020

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 17:36 WIB
Peningkatan jalan penataan trotoar serta drainase sepanjang 2,2 Km mulai dikerjakan sejak tanggal kontrak 7 April 2020 dan ditargetkan...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya