Jumat 10 Juli 2020, 13:00 WIB

Sekolah di Palembang Undur KBM Hingga Akhir September

Dwi Apriani | Nusantara
Sekolah di Palembang Undur KBM Hingga Akhir September

DOK MI
Ilustrasi kegiatan belajar mengajar di sekolah

 

KOTA Palembang masih tercatat sebagai daerah zona merah penyebaran pandemi covid-19. Bahkan sampai saat ini tercatat ada 1.467 kasus positif covid-19 di Kota Pempek tersebut. Karena itu, Pemerintah Kota Palembang mengeluarkan surat edaran terkait Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan memperpanjang pembelajaran jarak jauh atau PJJ hingga akhir September.

"Penyebaran penularan covid-19 kurvanya terus meningkat setiap hari. Jadi lewat surat edaran kami memberikan aturan dan panduan penyelenggaraan pembelajaran yang kami sebarkan ke kepala sekolah masing-masing," ujar Kepala Dinas Pendidikan Palembang, Akhmad Zulinto, Jumat (10/7).

Dalam surat edaran Nomor 1198/DISDIK/2020 pertimbangan utama dalam pelaksanaan KBM adalah kesehatan siswa, guru, kepala sekolah dan seluruh warga sekolah. Maka sekolah yang berada di daerah zona kuning, oranye, dan merah, dilarang melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan.

"Sehubungan tahun ajaran baru, kami memutuskan melanjutkan pembelajaran daring sampai dengan 30 September 2020 atau hingga pemberitahuan lebih lanjut," kata dia.

Selama masa pembelajaran daring, pihak sekolah, guru dan semua pihak terkait, untuk memperhatikan kurikulum tahun pelajaran 2020/2021 dan seluruh siswa harus tetap mendapatkan layanan pendidikan bimbingan atau pemantauan oleh guru dan orang tua.

"Masih dalam pengawasan dengan terus melakukan evaluasi demi kelancaran sistem pengajaran yang lebih baik," jelas Zulinto.

baca juga: Zona Merah di Sikka, Orientasi Sekolah Dilarang

Kemudian, semua aspek yang berkenaan dengan perencanaan pembelajaran, kegiatan pembelajaran dan penilaian hasil belajar disesuaikan dengan kondisi pandemi yang terdapat dan dirasakan oleh setiap sekolah.

"Dalam menyusun kurikulum, satuan pendidikan dapat melakukan modifikasi dan inovasi KTSP, disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan sekolahnya " pungkasnya. (OL-3)

Baca Juga

MI/Dwi Apriani

Besi Pembatas Jalan di Ampera Rusak, BBPJN Anggarkan Rp40 Juta

👤Dwi Apriani 🕔Rabu 12 Agustus 2020, 16:44 WIB
BBPJN Sumsel telah menganggarkan Rp40 juta  untuk memperbaiki 135 bollard atau besi pembatas Jembatan Ampera yang rusak dan...
Antara

Muarojambi Mulai Terbakar

👤Solmi 🕔Rabu 12 Agustus 2020, 16:09 WIB
Hampir sepuluh hektare lahan di sekitar konsesi sebuah korporasi di Desa Kemingking Dalam, Kecamatan Taman Rajo, terpanggang semenjak...
ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani

Satu Keluarga Reaktif, Warga Perumahan di Cianjur Ikut Tes Rapid

👤Benny Bastiandy 🕔Rabu 12 Agustus 2020, 15:25 WIB
Kasus reaktif covid-19 bermula dari salah seorang warga yang memiliki anak tinggal di Bekasi. Setiap pekan si anak pulang ke Cianjur...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya