Jumat 10 Juli 2020, 03:54 WIB

Setelah Maria Fokus ke Djoko Tjandra

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Setelah Maria Fokus ke Djoko Tjandra

MI/FRANSISCO
Buron pembobol kas BNI sebesar Rp1,2 triliun, Maria Pauline Lumowa (tengah), tiba di ruang VIP Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang,

 

KEBERHASILAN penangkapan buron selama 17 tahun pembobol Bank BNI, Maria Pauline Lumowa, menjadi bukti. Jika aparat serius, Djoko Tjandra juga bisa segera tertangkap. Namun, hingga saat ini belum ada tanda bahwa aparat menemukan jejak buron korupsi cessie (hak tagih) Bank Bali tersebut.

“Saya mendorong Menkum dan HAM yang sudah berhasil membawa pulang Maria Lumowa juga melakukan terobosan-terobosan yang sama terhadap Djoko Tjandra,” kata Ketua Komisi III DPR Herman Hery di Jakarta, kemarin.

Herman meyakini bahwa saat ini Menkum dan HAM Yasona Laoly juga sedang berupaya penuh untuk membantu kejaksaan dan kepolisian melacak keberadaan Djoko Tjandra. “Saya paham betul suasana kebatinan Menkum dan HAM sebagai manusia biasa terkait kasus Djoko Tjandra, pasti ada rasa malu, galau, bahkan marah karena sorotan publik dan media terhadap kasus tersebut.’’

Menurut Herman, perlu kerja sama berbagai pihak untuk menangkap Djoko Tjandra. Aparat penegak hukum dimintanya bekerja sama untuk bisa menangkap buron itu.

“Tanggung jawab atas penangkapan buron itu bukan hanya berada di pundak Menkum dan HAM, tetapi aparat penegak hukum lainnya juga harus bergandengan tangan, seperti Polri dan Kejaksaan untuk bersama-sama melakukan terobosan atas nama negara,” ujarnya.

Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengatakan ekstradisi Maria dari Serbia menunjukkan cekal akibat DPO berlaku abadi hingga tertangkap meskipun tidak ada pembaruan permintaan dari Kejaksaan Agung.

“Hal ini membuktikan kesalahan penghapusan cekal pada kasus Djoko Tjandra yang pernah dihapus cekal pada 12 Mei 2020-27 Juni 2020 oleh Imigrasi atas permintaan Sekretaris NCB Interpol Indonesia. Padahal, tidak ada permintaan hapus oleh Kejaksaan Agung yang menerbitkan DPO,” ucap Boyamin.

Diperiksa Bareskrim

Setelah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Maria Pauline langsung dibawa ke Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan kedatangan tersangka pembobolan Bank BNI itu menjadi titik terang tim penyidik melanjutkan kasus tersebut.

“Setelah diserahkan, Bareskrim akan melanjutkan penyidikannya. Kami tidak ada kendala terkait kewarganegaraannya karena kasusnya terjadi di Indonesia,” papar Listyo.

Maria Pauline diekstradisi dari Serbia ke Indonesia, Rabu (8/7). Keberhasilan proses ekstradisi itu tidak lepas dari diplomasi hukum tingkat tinggi dan hubungan baik antarkedua negara.

“Sejak lari dari Indonesia, selama itu pula kita mencarinya dan akhirnya bisa mengekstradisi Maria Pauline sesudah melalui proses panjang dan diam-diam. Tidak ada yang tahu dan mendengar karena memang harus berhati-hati,” ujar Menko Polhukam Mahfud MD.

Maria Pauline Lumowa merupakan salah satu tersangka pelaku pembobolan Bank BNI lewat letter of credit (L/C) fiktif. Ia melarikan diri dari Indonesia pada 2003 silam sebelum ditetapkan sebagai tersangka. (Dhk/Ykb/Ins/Cah/SM/X-10)

Baca Juga

MI/Fransisco Carolio

Lusa, Polri Bakal Tetapkan Tersangka Baru Kasus Joko Tjandra

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Senin 10 Agustus 2020, 18:32 WIB
Penyidik juga akan memeriksa lima orang saksi baru dalam kasus surat jalan palsu...
MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI.

Sidang Tahunan MPR, Perbaikan Sektor Ekonomi Jadi Isu Utama

👤Putra Ananda 🕔Senin 10 Agustus 2020, 18:22 WIB
MPR telah mendesak presiden untuk segera melakukan injeksi dana kepada perbankan dengan tujuan menstimulus...
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Pemberian Bintang Jasa kepada Fahri dan Fadli Dipertanyakan

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 10 Agustus 2020, 18:00 WIB
Sepak terjang dan kiprah keduanya bagi negara dipertanyakan sehingga dinilai layak mendapatkan penghormatan dengan kategori seperti...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya