Kamis 09 Juli 2020, 08:45 WIB

Ratusan Pekerja Outsourcing Ancam Geruduk Lion Air

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Ratusan Pekerja Outsourcing Ancam Geruduk Lion Air

AFP/ADEK BERRY
Seorang pekerja membersihkan bagian dalam pesawat milik maskapai penerbangan Lion Air di Bandara Soekarno-Hatta.

 

RATUSAN pekerja outsourcing atau alih daya maskapai penerbangan Lion Air mengancam akan berunjuk rasa di kantor Lion Air Tower, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Senin (13/7). Hal itu terkait kabar pemberhentian sepihak oleh Lion Air kepada 900 pekerja outsourcing.

"Iya benar, Senin depan, kami akan aksi ke Lion Tower. Estimasi ada 200 orang atau bisa lebih yang turun untuk unjuk rasa," ungkap Ketua Departemen Organising Federasi Serikat Pekerja Bandara Indonesia (FSPBI) Angga Saputra kepada Media Indonesia, Kamis (9/7).

Angga menjelaskan karyawan yang diberhentikan sebagian besar berasal di bagian porter dan operator lapangan. Mereka ada yang telah bekerja tahunan hingga belasan tahun namun tetap berstatus pegawai outsourcing dan kontrak.

"Yang 900 orang itu baru di Cengkareng saja," kata Angga.

Baca juga: Presiden: Kuartal Ketiga Kunci Pemulihan Ekonomi

Menurutnya, FSPBI dan pekerja alih daya Lion Air sudah menjalin komunikasi seiring ruang lingkup federasi yang menaungi persoalan-persoalan yang ada di bandara.

"Pihak pekerja telah berupaya meminta berunding dengan manajemen Angkasa Aviasi Service tetapi tidak bisa memberikan jawaban yang pasti tentang tuntutan kawan-kawan," kata Angga.

Sementara itu, Koordinator perwakilan pekerja Lion Air Awal Nurrizky, dalam keterangan resminya, menyebut pihaknya mendesak manajemen membayarkan hak-hak pekerja yang telah diberhentikan

Adapun hak-hak yang diminta antara lain ialah pihak Lion Air harus segera membayarkan tiga bulan tunggakan iuran BPJS Kesehatan, membayarkan sisa THR yang baru dibayarkan sebesar Rp1,5 juta dari yang seharusnya sebesar upah minimum kota (UMK) Rp4,1 juta.

"Selain itu, kami meminta Lion Air membayarkan pesangon kepada para pekerja yang diberhentikan secara sepihak," ungkap Nurrizky.

Dia menjelaskan secara teknis, sebelum berunjuk rasa ke kantor Lion Air Tower, para peserta terlebih dahulu kumpul di kantor Federasi Serikat Pekerja Bandara Indonesia (FSPBI). Setelah itu secara bersama-sama mendatangi Lion Air Tower. (OL-1)

Baca Juga

Dok. Shooper 

Berburu Diskon Offline melalui Aplikasi

👤MI 🕔Jumat 07 Agustus 2020, 00:35 WIB
MENDAPAT harga terbaik dan termurah tentu keinginan hampir semua orang saat berbelanja secara...
MI/Gana Buana

Treatment Khusus agar Lebih Rileks

👤Gana Buana 🕔Jumat 07 Agustus 2020, 00:10 WIB
TINGKAT stres perempuan muncul ketika kegiatan dilakukan dari rumah selama pandemi covid-19...
DOK PUPR

Menteri Basuki Tekankan Penataan Kawasan Tonjolkan Kearifan Lokal

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 21:33 WIB
Puncak Waringin diharapkan akan menjadi sentra souvenir yang menjadi pusat kegiatan perbelanjaan berbagai produk khas dan tradisional di...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya