Kamis 09 Juli 2020, 06:58 WIB

Tetap Waspada Potensi Penularan Covid-19 di Zona Hijau

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Tetap Waspada Potensi Penularan Covid-19 di Zona Hijau

MI/ANDRI WIDIYANTO
Pedagang beraktivitas di Pasar Santa, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2020). Meski zona hijau, pedagang dan pengunjung patuhi protokol covid-19

 

ADA 104 kabupaten/kota di wilayah Indonesia sejak 5 Juli lalu masuk zona hijau covid-19. Terkait hal itu, Ahli Epidemiologi Tim Pakar Gugus Tugas Nasional Dewi Nur Aisyah menegaskan bahwa walaupun suatu wilayah dikategorikan sebagai zona hijau, belum tentu wilayah tersebut aman dari penularan Covid-19.

"Warna hijau belum tentu aman. Jadi jangan pernah mengatakan ada wilayah yang aman karena masing-masing wilayah punya risiko," kata Dewi dalam dialog di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta, Rabu (8/7).

Dewi menjelaskan bahwa kabupaten/kota yang berada di zona hijau bukan berarti menjadi wilayah yang mutlak aman Covid-19. Gugus Tugas Nasional membuat zonasi wilayah untuk mengukur risiko di sebuah wilayah, seberapa rendah, sedang, atau tinggi berdasarkan 15 indikator kesehatan masyarakat. Kabupaten/kota yang berada di zona hijau diartikan bahwa wilayah tersebut memiliki risiko yang lebih rendah dibandingkan dengan zona yang berwarna kuning atau oranye dan merah.

Dewi juga menjelaskan bahwa pada masa adaptasi kebiasaan baru, pemerintah dengan hati-hati menentukan sektor mana saja yang dapat beroperasi terlebih dahulu. Untuk sektor pariwisata baru hanya dibuka untuk kawasan wisata alam serta konservasi dan baru akan dibuka untuk zona hijau dan kuning.

Pembukaan sektor dan aktivitas di setiap zona juga dilakukan secara bertahap, terlebih dengan adanya peningkatan kasus positif Covid-19 yang masih terus meningkat. Dewi mengimbau kepada masyarakat yang ada di zona hijau atau ingin berpergian ke zona hijau untuk tetap waspada dan tidak menganggap bahwa zona hijau berarti tidak ada potensi penularan Covid-19.

"Jangan menganggap karena zona hijau, kita bisa pergi ke sana atau liburan ke sana. Justru kalau tidak hati-hati nanti jadi sumber penularan dan bisa jadi imported case karena dari luar masuk ke zona hijau. Jadi tidak bisa dengan cepat melihat kalau hijau berarti aman. Intinya kita masih dalam masa-masa yang harus tetap waspada," sebutnya.

baca juga: Kemenkes: Insentif Nakes Covid-19 Rp1,9 Triliun

Pengertian wilayah dengan zona hijau yaitu daerah yang pernah ditemukan kasus positif Covid-19 kemudian berhasil menekan laju penyebarannya dan daerah yang sama sekali tidak pernah ditemukan kasus positif.

"Data yang kita analisis merupakan data terakhir di tanggal 5 Juli 2020. Empat puluh tiga kabupaten-kota yang sudah berhasil masuk ke dalam zona hijau setelah sebelumnya terdampak Covid-19. Namun selama empat pekan terakhir sudah tidak ditemukan kasus positif Covid dan angka kesembuhan mencapai 100%," kata Dewi. (OL-3)
 

Baca Juga

Ist

KKP Dukung Riset Ikan Gabus untuk Kesehatan dan Budidaya

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 20:30 WIB
Para pembudidaya Ikan Gabus (Channa Striata) yang bertujuan membantu pemerintah melalui KKP dalam pengembangan usaha budidaya ikan...
AFP/Mohammed Huwais

Penanganan Dini Kunci Sukses Atasi Trauma Mata

👤Eni Kartinah 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 19:20 WIB
Dokter Yunia Irawati, SpM(K), menjelaskan trauma pada mata atau ophthalmic trauma berisiko menurunkan tingkat penglihatan secara...
Antara

Big Data Pendidikan Harus Pertimbangkan Kedaulatan Negara

👤Ihfa Firdausya 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 18:35 WIB
Penggunaan big data di dunia pendidikan bisa dipakai untuk memprediksi arah perjalanan bangsa, di mana kekuatannya, dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya