Kamis 09 Juli 2020, 03:45 WIB

Halle Berry Ubah Pola Makan karena Diabetes

Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora
Halle Berry Ubah Pola Makan karena Diabetes

AFP
Aktris Halle Berry

 

DI usianya yang sudah mencapai angka 53 tahun, aktris Halle Berry mengaku lebih sehat dan hidup. Hal itu dirasakannya setelah mengubah pola makannya sejak usia muda.

Berry mengisahkan, dirinya didiagnosis menderita diabetes pada usia 22 tahun, atau sekitar 31 tahun yang lalu. Sejak itu dia langsung berhenti mengkonsumsi tiga jenis makanan demi menjaga kesehatan dia.

“Percayalah, aku ingat mengalami perubahan suasana hati, mood swings, dan merindukan rasa makanan. Tapi setelah tiga minggu, perasaan pengin makan jenis makanan itu hilang dan indra pengecapku berubah,” kata pemeran Storm dalam film X-Men itu seperti dikutip dari Women’s Health, kemarin.

Hal yang pertama dilakukannya ialah menghentikan konsumsi gula berlebih. Berry mengaku kecanduan gula di usia 19 atau 20 tahunan. Dia memulai paginya dengan cereal bergula dan selalu makan permen.

“Namun, setelah diagnosisku, rasanya seperti saklar membalik. Kesehatanku berada di ujung tanduk,” kata ratu kecantikan Amerika Serikat di ajang Miss World 1986 itu.

Pada awalnya, Berry mengaku sulit berhenti mengonsumsi gula. “Aku sangat bergantung pada gula sepanjang hidupku sehingga aku sakit kepala dan perubahan suasana hati yang mengerikan ketika aku berhenti,” imbuhnya.

Namun, dalam beberapa minggu setelah menjauh dari semua makanan dan minuman manismanis, dia mulai merasa lebih baik. Terakhir kalinya memakan permen ialah ketika hari ulang tahun anaknya. Ia kini lebih memilih mengudap buah-buahan rendah gula, seperti blackberry dan raspberry.

“Akhirnya, keinginan saya untuk makan gula benar-benar hilang. Aku bahkan tidak suka rasanya lagi. Sekarang, bahkan jika Anda menaruh sepiring makanan penutup raksasa di depan saya, saya tidak tertarik sama sekali,” sergahnya. 


Jalani diet keto

Setelah setop makan gula, perempuan berdarah Afrika-Amerika itu mengetahui bahwa tubuh menguraikan karbohidrat olahan langsung jadi gula, jadi dia pun menghindarinya supaya tidak berdampak buruk kepada diabetesnya.

“Aku bahkan tak lagi makan nasi merah, pasta, dan roti,” kata Berry yang kini mengadopsi gaya hidup keto.

Dia memangkas makanan tinggi karbohidrat dan menggantinya dengan makanan pengganti yang rendah karbohidrat serta banyak konsumsi lemak sehat. Alih-alih makan kentang tumbuk, Berry membuat kembang kol tumbuk dengan mentega dan garam. Rasanya sangat lezat dan lembut, bahkan anak-anak Berry tidak bisa membedakan rasanya dengan kentang tumbuk.

Di waktu anak-anaknya makan pasta, Berry memilih mi zucchini (sejenis terong berwarna hijau mirip timun). Pertukaran sederhana ini, ungkap Berry, memudahkan dirinya untuk menikmati makanan bersama anak-anak, sembari menjaga kesehatan tubuh. “Itu cara yang ampuh
bagiku,” kata dia.

Setelah menyetop makanan bergula dan berkarbohidrat, Berry mencoba lepas dari minuman anggur fermentasi yang berkadar alkohol tinggi. Berry memilih minum wine Dry Farm yang disebutnya lebih ramah para penganut diet keto serta tak memiliki kandungan alkohol sebanyak wine biasa. (Ant/H-2)
 

Baca Juga

ANTARA/Arif Firmansyah

Masyarakat Kurang Pengetahuan Soal Obat Tradisional

👤Kautsar Bobi 🕔Senin 10 Agustus 2020, 12:48 WIB
Tulus khawatir obat-obat itu mengandung senyawa kimia yang membahayakan kesehatan...
ANTARA/M Agung Rajasa

1.020 Orang Terdaftar Jadi Relawan Vaksin Covid-19

👤Nur Azizah 🕔Senin 10 Agustus 2020, 12:31 WIB
Pendaftaran relawan vaksin covid-19 akan dibuka hingga akhir Agustus...
DOK MI

Pengusaha Dukung Insentif Pegawai Bergaji Kurang dari Rp5 Juta

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 10 Agustus 2020, 12:25 WIB
Bantuan gaji tambahan bagi pekerja tersebut diharapkan bisa mendorong konsumsi masyarakat. Dengan demikian, kata Anta, perekonomian bisa...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya