Rabu 08 Juli 2020, 21:50 WIB

Istana: Putusan MA Tidak Pengaruhi Kemenganan Jokowi-Ma'ruf

Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum
Istana: Putusan MA Tidak Pengaruhi Kemenganan Jokowi-Ma

Antara/Puspa Perwitasari
Staf Khusus Presiden Bidang Hukum Dini Purwono

 

STAF Khusus Presiden Bidang Hukum Dini Purwono menegaskan, putusan Mahkamah Agung (MA) tidak berpengaruh pada kemenangan pasangan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin dallam Pilpres 2019.

Pasalnya, perolehan suara yang didapat pasangan tersebut telah memenuhi persyaratan sebagaimana disebutkan dalam Pasal 6A ayat (3) UUD 1945 yakni memperoleh suara lebih dari 50% dari jumlah suara dalam pemilihan umum; serta mendapatkan sedikitnya 20% suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia.

"Berdasarkan Sertifikat Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Pilpres 2019 KPU yang sudah ditandatangani, jelas bahwa pasangan Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-Ma’ruf Amin memperoleh 55,50% suara dari total jumlah suara dalam pemilu dan menang di 21 provinsi dgn perolehan suara lebih dari 50% di setiap provinsi," ujar Dini kepada wartawan, Rabu (8/7).

Sementara, pasal yang dibatalkan oleh MA adalah Pasal 3 Ayat (7) Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 Tahun 2019 tentang Penetapan Paslon Terpilih dalam Pemilu bertentangan dengan Pasal 416 Ayat (1) Undang-undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017.

Baca juga : Mantan Hakim MK: Putusan MA tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019

Pasal yang dinyatakan bertentangan dengan UU itu mengatur soal penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam Pilpres yang hanya diikuti dua pasangan calon.

Syarat minimum perolehan suara di setiap provinsi menjadi hilang dalam pasal ini.

"Mekanisme penetapan berdasarkan Pasal 3 ayat (7) PKPU tersebut tidak digunakan dalam penentuan pemenang Pilpres 2019 kemarin. Pasangan Presiden-Wakil Presiden Jokowi-Ma’ruf Amin ditetapkan sebagai paslon terpilih karena mendapatkan suara lebih dari 50% dari total jumlah suara dalam pemilu dan menang di lebih dari setengah provinsi di Indonesia dgn suara lebih dari 20% di setiap provinsi," jelas Dini.

Dengan demikian, lanjutnya, putusan MA yang membatalkan Pasal 3 ayat (7) PKPU No 5 Tahun 2019 itu tidak memiliki dampak apapun terhadap kemenangan pasangan Presiden-Wakil Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin. (OL-7)

Baca Juga

MI/Adam Dwi

KPK Periksa 3 Anggota DPRD Muara Enim

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 10 Agustus 2020, 11:36 WIB
KPK memeriksa tiga anggota DPRD Muara Enim yakni Thalib Yahya, Liono Basuki dan Dwi...
MI/Adam Dwi

KPK Periksa Satu Saksi untuk Nurhadi

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 10 Agustus 2020, 11:09 WIB
Saksi tersebut adalah Ferdy Yuman, karyawan swasta yang keterangannya dibutuhkan...
ANTARA/Muhammad Adimaja

Pelibatan TNI Tangani Terorisme Harus Berdasarkan Undang-Undang

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Senin 10 Agustus 2020, 10:44 WIB
Terorisme menjadi konsensus nasional sebagai tindak...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya