Rabu 08 Juli 2020, 21:11 WIB

Facebook Dituding tidak Serius Beraksi pada Ujaran Kebencian

Antara | Internasional
Facebook Dituding tidak Serius Beraksi pada Ujaran Kebencian

Olivier DOULIERY / AFP
Facebook

 

Kelompok yang memboikot iklan di Facebook berpendapat jejaring media sosial tersebut belum berkomitmen untuk beraksi terhadap ujaran kebencian.

Facebook Inc bertemu dengan Ant-Defamation, Free Press, Color of Change dan NAACP mengadakan pertemuan virtual pada Rabu (8/7), waktu setempat, bersama CEO Facebook Mark Zuckerberg dan COO Sheryl Sandberg.

Color of Change, dikutip dari Reuters, dalam siaran resmi menyatakan satu-satunya rekomendasi yang keluar dari Zuckerberg dan Sandberg adalah rencana jabatan yang mengurus hak asasi manusia, namun, bukan berupa eksekutif senior.

Color of Change menyatakan Facebook juga tidak menjelaskan fungsi jabatan tersebut.

Facebook, menurut Color of Change, menolak memberikan bantuan berupa dukungan dari perwakilan Facebook untuk korban pelecehan, jejaring sosial terseubt juga tidak menjelaskan soal audit independen ujaran kebencian yang sudah dibicarakan dengan para pengiklan.

Kelompok boikot tersebut mengemukakan ada 10 hal yang mereka harapkan, antara lain mengizinkan korban pelecehan berat untuk berbicara dengan perwakilan Facebook dan memberikan pengembalian dana (refund) untuk merk yang iklannya berdampingan dengan konten ofensif.

Facebook melalui keterangan tertulis menyatakan "kami tahu kami akan dinilai berdasarkan aksi kami, bukan kata-kata kami, dan beruntung kelompok-kelompok ini dan juga yang lainnya untuk keterlibatan yang berkelanjutan". (OL-12)

Baca Juga

AFP/Filippo MONTEFORTE

Paus Fransiskus Berdoa bagi Korban Ledakan Beirut

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 05 Agustus 2020, 23:38 WIB
Libanon tengah berduka setelah ledakan dahsyat mengguncang ibukota Beirut dan daerah sekitarnya pada Selasa...
Dokumentasi: Medcom.id

Zydus Cadila Vaksin Buatan India Terbukti Aman di Tahap Awal

👤Antara 🕔Rabu 05 Agustus 2020, 23:33 WIB
Zydus berencana menyelesaikan uji coba tahap akhir ZyCoV-D pada Februari atau Maret dan berencana memproduksi hingga 100 juta dosis pada...
AFP/Josh Edelson

Apple Bantah Ketertarikan Beli TikTok

👤Antara 🕔Rabu 05 Agustus 2020, 23:25 WIB
Apple membantah kabar yang menyebutkan bahwa mereka tertarik untuk membeli platform media sosial TikTok di Amerika...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya