Rabu 08 Juli 2020, 16:45 WIB

Warga Kolpo Sumenep Usir Tim Medis Saat Lakukan Tracing Covid-19

Mohammad Ghazi | Nusantara
Warga Kolpo Sumenep Usir Tim Medis Saat Lakukan Tracing Covid-19

MI/Susanto
Ilustrasi rapid test

 

WARGA Desa Kolpo, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menolak kedatangan tim medis saat akan melakukan rapid test terhadap warga yang melakukan kontak erat dengan pasien positif covid-19. Mereka menolak dilakukan tes cepat dan meminta rombongan untuk pergi.

Rombongan yang terdiri dari petugas kesehatan Puskesmas Batang-Batang didampingi sejumlah pegawai kecamatan, petugas kepolisian dan anggota TNI tiba di Desa Kolpo untuk melakukan tracing dan rapid test keluarga pasien yang terkonfirmasi positif.

Kedatangan mereka langsung dihadang puluhan warga. Warga beralasan, kedatangan tim medis tersebut membuat takut dan resah.

Meski sudah dijelaskan alasan kedatangan tim medis, warga tetap menolak dan meminta para petugas pergi dan mengurungkan niat melakukan rapid test.

"Seharusnya yang bersangkutan diundang ke balai desa atau Puskesmas. Bukan dengan cara rombongan seperti ini, membuat kami resah," protes salah seorang warga.

Baca juga: Imbas Covid-19, Tiga Puskesmas di Sumenep Ditutup Sementara

Setelah dilakukan negosiasi dan warga tetap menolak, rombongan petugas akhirnya mengalah dan pulang.

Humas Satgas Covid-19 Sumenep Ferdiansah Tetrajaya mengatakan penolakan warga itu bukan kali pertama terjadi di wilayahnya. Dalam catatannya, telah terjadi lima kali kasus warga menolak tim medis yang akan melakukan tracing kontak erat pasien covid-19 di Sumenep.

Ferdiansah mengatakan, meskipun sempat ditolak, namun akhirnya petugas berhasil melakukan tracing dan rapid tes terhadap kontak erat pasien positif covid-19.

"Ini sudah risiko kami. Yang pasti, meski ada penolakan, namun dari beberapa kasus tersebut, kami berhasil melakukan tracing dan rapid test," katanya.(OL-5)

Baca Juga

Ilustrasi

PKS Siap Menangkan Pasangan Balon Gubernur Sulteng dari NasDem  

👤M Taufan SP Bustan 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 16:36 WIB
Ketua DPD PKS Donggala Takwin mengatakan, secara terpusat PKS sudah memberikan dukungan kepada pasangan Rusdi Mastura - Ma'mun...
MI/Cikwan Suwandi

Proses Biologi Limbah Kertas Bikin Warna Citarum Hitam

👤Cikwan Suwandi 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 16:30 WIB
DINAS Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang menyebutkan proses biologi limbah kertas di alam bisa menyebabkan...
MI/Cikwan Suwandi

Sungai Citarum Hitam, DLH Karawang: Akibat Debit Air Nol

👤Cikwan Suwandi 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 16:27 WIB
Kepala DLH Karawang menyimpulkan warna Sungai Citarum hitam beberapa waktu lalu akibat debit air Citarum yang nol karena penggalian di...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya