Rabu 08 Juli 2020, 08:32 WIB

Menhub Jajaki Kelanjutan Kerja Sama Transportasi dengan UEA

RO/Micom | Ekonomi
Menhub Jajaki Kelanjutan Kerja Sama Transportasi dengan UEA

dok kemenhub
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

 

MENTERI Perhubungan Budi Karya Sumadi bertemu dengan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) Abdulla Salem AlDhaheri, Selasa (7/7), untuk melakukan Courtesy Call membahas kelanjutan kerja sama di sektor transportasi di antara ke dua negara.

Menhub mengatakan kerja sama bilateral di sektor transportasi antara Indonesia dan Uni Emirat Arab telah terjalin selama bertahun-tahun terutama di bidang penerbangan. Indonesia dan Uni Emirat Arab telah mempertahankan kerja sama di bidang penerbangan sipil sejak penandatanganan Perjanjian Layanan Udara pada 8 Februari 1989. Sejak saat itu, maskapai penerbangan dari UEA telah menikmati konektivitas ke Jakarta dan Denpasar.

Sementara itu, kerja sama kedua negara juga sudah terjalin di bidang maritim. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Indonesia dan Otoritas Transportasi Nasional UEA saat ini sedang membahas rancangan MoU tentang Pengakuan Saling Menguji Sertifikasi dan Pelatihan, Sertifikasi, dan Penjagaan Pelaut.

Dalam pertemuan teraebut, Menhub mendorong sektor swasta di UEA untuk turut berpartisipasi dan berinvestasi dalam proyek pengembangan infrastruktur transportasi di Indonesia melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) atau Public Private Partnership.

Sebagai contoh, Perusahaan Pelabuhan Dubai telah bertemu dengan Kemenhub pada Februari lalu dan menunjukkan minat mereka dalam pengembangan pelabuhan di Indonesia.

“Kerja sama yang telah terjalin telah meningkatkan sektor pariwisata dan konektivitas masyarakat. Saya percaya bahwa ke depannya kita dapat mengintensifkan kerja sama kita tidak hanya terbatas pada sektor penerbangan dan kelautan,” ujar Menhub.

Terkait dengan rencana pemindahan ibu kota Indonesia ke Kalimantan Timur, Kementerian Perhubungan ditugaskan untuk membangun sistem transportasi yang cerdas dan ramah lingkungan. Pemerintah Indonesia mengundang dan menyambut gagasan dan investasi untuk mendukung upaya penting ini.

“Melalui kerja sama dengan Islamic Development Bank (IsDB) saya mengundang dan mendorong kerja sama untuk transfer pengetahuan dan keahlian dari Pemerintah UEA ke Kementerian Perhubungan dalam mengembangkan kota pintar yang ada di sana yaitu Masdar City. Masdar City dapat menjadi referensi kami dalam pengembangan sistem transportasi yang sustainable, clean and smart mobility di Ibu Kota Negara Baru (IKN),” jelas Menhub.(J-1)

 

Baca Juga

DOK BNI SYARIAH

Bhakti BNI Syariah Lindungi Pesantren dari Covid-19

👤Dro/S1-25 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 04:57 WIB
BNI Syariah berkomitmen untuk menjalankan hasanah way, yakni terus menerus berupaya untuk memberikan kebermanfaatan dan kebaikan (hasanah)...
Ist

Amar Bank Raih Best Places to Work 2020

👤Widhoroso 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 02:57 WIB
Penghargaan Best Places to Work 2020 menggunakan metodologi penilaian mulai dari survei terhadap seluruh karyawan, penilaian dari SDM...
DOK MI

Pelayaran Internasional Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Berjalan

👤Widhoroso 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 01:11 WIB
Pada semester I 2020, arus peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok pada periode Januari-Juni tercatat sebanyak 2,99 juta TEUs, atau turun 7,7...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya