Rabu 08 Juli 2020, 08:19 WIB

Ilham Bintang akan Bersaksi di Sidang Pembobolan Rekening

Antara | Megapolitan
Ilham Bintang akan Bersaksi di Sidang Pembobolan Rekening

ANTARA/Aditya Pradana Putra
Ilham Bintang

 

WARTAWAN senior Ilham Bintang dijadwalkan memberi kesaksian sebagai korban dalam kasus pembobolan rekening bank dan kartu kredit miliknya di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (8/7).

Ilham Bintang akan bersaksi dalam sidang yang menghadirkan terdakwa Desar alias Erwin, dengan perkara pencurian dengan pemberatan serta pelanggaran Undang-Undang tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

"Hari ini ada sidang perkara tersebut," ujar Juru Bicara Pengadilan Negeri Jakarta Barat Eko Aryanto.

"Ilham Bintang direncanakan bersaksi secara langsung di ruang persidangan pada pukul 14.00 WIB.

Baca juga: Dilaporkan Mantan Istri, Vicky Prasetyo Ditahan di Rutan Salemba

Sebelumnya, Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap delapan tersangka dalam kasus pembobolan rekening bank dan kartu kredit dengan korban Ilham Bintang.

Selanjutnya, Polda Metro Jaya menangkap satu tersangka yang sempat masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) bernama P alias Pegik, 28.

Modusnya, tersangka mencari data korban dengan cara membeli data nasabah kartu kredit melalui jejaring sosial Facebook.

Kemudian tersangka mencari data nasabah dengan kartu kredit aktif melalui BI Checking atau melalui Sistem Laporan Informasi Keuangan (SLIK) OJK. Selanjutnya tersangka mendatangi gerai operator untuk membuat kartu baru nomor ponsel korban.

"Dari rekaman CCTV Gerai Indosat Bintaro Exchange, diketahui tersangka datang mengaku sebagai pemilik SIM card dan membuat aduan sehingga bisa diterbitkan SIM card baru," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.

Kemudian, pelaku juga berusaha menguasai email korban dengan cara verifikasi ulang.

Lalu, pelaku menjalankan aksinya menguras rekening korban dengan mentransfer uang korban ke rekening penampung dan melakukan belanja
daring.

Tersangka Desar merupakan otak kasus ini. Desar bekerja sama dengan Hendri, pegawai bank BPR, dengan membeli data SLIK OJK yang dijual oleh Hendri.

"Pelaku me-mapping calon korbannya, jangan sampai korban yang ditarget, rekening bank-nya kering. Maka itu, pelaku perlu data di SLIK OJK," katanya.

H bekerja di BPR Bintara Pratama Sejahtera di Jakarta. H memiliki akses SLIK OJK. Namun, dia menyalahgunakan wewenangnya dan menjualbelikan data SLIK OJK ke orang-orang yang tidak bertanggung jawab termasuk ke tersangka D.

SLIK OJK berisi informasi data pribadi seseorang meliputi alamat, pekerjaan, jabatan, nomor telepon dan nomor kartu kredit.

Dalam jual beli data SLIK OJK, Hendri dibantu dua anak buahnya yakni tersangka Rifan dan Heni Nur.

Korban aksi kejahatan para pelaku bukan hanya Ilham Bintang. Tercatat total keuntungan yang diraup Desar dkk mencapai Rp1 miliar termasuk rekening Ilham yang dikuras sebanyak Rp300 juta.

Atas perbuatannya, para tersangka ini dikenakan dengan Pasal 35 Jo Pasal 51 ayat 1 Jo Pasal 30 Jo Pasal 46 ayat 1 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 363 KUHP dan atau Pasal 263 KUHP dan atau Pasal 3 dan 4 Jo Pasal 10 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 20 tahun. (OL-1)

Baca Juga

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

Hari Ini, Jakarta Laporkan 598 Kasus Covid-19 Baru

👤Tri Subarkah 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 21:05 WIB
"Dengan tingkat kesembuhan 65,3%, dan 991 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 3,4%, sedangkan tingkat kematian Indonesia...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Trans-Jakarta Kembali Buka Empat Koridor Non BRT

👤Tri Subarkah 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 20:35 WIB
Keempat rute tersebut adalah Rute 7A (Kampung Rambutan - Lebak Bulus), Rute 9D (Pasar Minggu - Tanah Abang), Rute D21 (Universitas...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Pintu Akses Tunggal Stasiun Tanah Abang kini Berlaku Setiap Hari

👤Tri Subarkah 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 20:19 WIB
"Untuk memaksimalkan upaya jaga jarak ini, PT KCI juga memberlakukan pintu akses tunggal ini mulai pukul 14.00 pada hari...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya