Rabu 08 Juli 2020, 06:36 WIB

Trump Kecam Keputusan Harvard Gelar Seluruh Kuliah Secara Daring

Basuki Eka Purnama | Internasional
Trump Kecam Keputusan Harvard Gelar Seluruh Kuliah Secara Daring

AFP/Maddie Meyer / GETTY IMAGES NORTH AMERICA
Pemandangan kampus Universitas Harvard di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat.

 

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump, Selasa (7/7), mengecam Universitas Harvard dan menyebut keputusan lembaga pendidikan itu untuk menggelar seluruh kuliah mereka secara daring karena pandemi covid-19 sebagai hal yang memalukan.

"Saya rasa itu memalukan. Mereka hanya mencari jalan keluar termudah. Saya rasa mereka harus malu," ungkap Trump di Gedung Putih sembari menyerukan agar sekolah dan perguruan tinggi kembali melakukan aktivitas belajar mengajar pada semester mendatang.

Trump yang tengah berusaha terpilih kembali dalam pemilu November mendatang mengambil langkah berani untuk membuka kembali aktivitas di AS meski angka kasus covid-19 terus meroket.

Baca juga: Trump Sebut Pencalonan Diri Kanye West Menarik

"Semua orang ingin sekolah lagi. Para ibu menginginkannya, para ayah menginginkannya, dan anak-anak menginginkannya. Waktunya telah tiba untuk membuka kembali sekolah," tegas Trump.

"Kita ingin sekolah dibuka kembali secepatnya. Kalau bisa saat musim gugur," imbuhnya.

Pada Senin (6/7), pemerintahan Trump mengatakan tidak akan mengizinkan mahasiswa asing bertahan di AS jika seluruh mata kuliah mereka dilakukan secara daring karena pandemi covid-19.

Sejumlah sekolah mencari model gabungan tatap muka dan belajar daring. Namun, sejumlah lainnya, termasuk Harvard, memilih menggelar semua mata kuliah secara daring.

Dengan jumlah kematian akibat covid-19 lebih dari 130 ribu orang, AS merupakan negara yang paling parah terhantam pandemi tersebut. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP/Yuri Cortez

Menteri Perminyakan Venezuela El Aissami Sembuh dari Covid-19

👤Antara 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 08:15 WIB
Setelah dinyatakan positif covid-19, El Aissami mengaku sudah pulih dengan hasil tes...
ISAAC LAWRENCE / AFP

Perjanjian Ekstradisi Hong Kong dengan Prancis dan Jerman Ditunda

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 05:25 WIB
Kedua negara telah mempolitisasi kerja sama yuridis, sehingga merusak dasar kerja sama yuridis antara (Hong Kong) dengan Jerman dan...
AFP

Sikap Beijing Melunak di Laut China Selatan

👤(AFP/Van/X-11) 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 05:00 WIB
TIONGKOK telah memerintahkan personel militer mereka untuk tidak melakukan tembakan pertama bila terjadi insiden tak terkendali di Laut...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya