Rabu 08 Juli 2020, 05:52 WIB

Sagu dan Ikan Tingkatkan Imunitas Warga Papua Barat

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Sagu dan Ikan Tingkatkan Imunitas Warga Papua Barat

ANTARA/Puspa Perwitasari
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (Gugus Tugas Nasional) Doni Monardo

 

KETUA Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (Gugus Tugas Nasional) Doni Monardo mendorong masyarakat dan seluruh komponen Pemerintah Provinsi Papua Barat, untuk lebih giat dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19 dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Kendati sudah sering disampaikan mengenai protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran virus SARS-CoV-2 penyebab covid-19, seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, dan menjaga jarak, Doni menilai hal itu masih sulit dilakukan.

“Jaga jarak. Sekali lagi protokol kesehatan itu pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak. Jaga jarak ini mudah diucapkan tapi sulit dilakukan,” jelas Doni dalam kunjungan kerja di Manokwari, Papua Barat.

Baca juga: Tarif Tes Cepat Covid-19 Dipatok Rp150 Ribu

Sebelumnya, Doni mengatakan covid-19 adalah ‘malaikat pencabut nyawa’ bagi mereka yang masuk dalam kategori masyarakat rentan dan memiliki penyakit penyerta atau komorbiditas.

Oleh sebab itu, Doni meminta masyarakat menggalakkan upaya pencegahan sehingga tidak terkena covid-19.

“Tidak boleh lagi ada yang kena covid-19. Sekali lagi, covid-19 adalah malaikat pencabut nyawa bagi kelompok rentan,” tegas Doni.

Dalam hal ini, jenis-jenis penyakit penyerta yang disinggung Doni dan dapat berisiko fatal apabila penderitanya terserang covid-19 meliputi hipertensi, diabetes, jantung, ginjal, paru-paru, dan penyakit lainnya.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu juga menjelaskan hal lain yang dapat dilakukan untuk menghindari penyebaran covid-19 yaitu dengan meningkatkan imunitas dan kekebalan tubuh.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), penyakit covid-19 dapat dicegah apabila seseorang memiliki daya tahan tubuh yang kuat dan imunitas terjaga dengan baik.

Adapun menurut Doni, bebarapa hal yang dapat dilakukan masyarakat untuk meningkatkan kekebalan tubuh, di antaranya adalah rutin berolahraga dan menjaga tubuh tetap bugar.

Dalam hal ini, aktivitas olahraga juga dapat menghindarkan diri dari stres yang dapat menyebabkan menurunnya imunitas tubuh.

“Olahraga teratur, istirahat yang cukup dan tidak boleh panik, tidak boleh stres, tidak boleh hatinya risau,” jelas Doni.

Selain menjaga tubuh tetap sehat melalui olahraga yang teratur, Doni juga mengingatkan bahwa upaya meningkatkan data tahan tubuh adalah dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi.

Dalam hal ini, Doni menambahkan bahwa Provinsi Papua Barat memiliki makanan khas yang sarat akan gizi yang bermanfaat bagi tubuh yakni sagu.

Menurut Doni, sagu sangat melimpah di tanah Papua dan harus dimanfaatkan dengan baik sebagai penunjang daya tahan tubuh.

“Di Papua Barat ini banyak makanan yang bergizi antara lain sagu. Sagu adalah makanan yag bergizi,” lanjut Doni.

Menurut laporan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan sebelumnya, satu batang sagu di Papua Barat dapat menghasilkan 50-450 kilogram sagu basah, yang menurut estimasi rata-rata dapat mencukupi kebutuhan satu keluarga hingga beberapa bulan.

“Satu batang sagu dapat menghidupi satu keluarga hingga beberapa bulan,” jelas Doni mengutip paparan Gubernur Dominggus.

Selain sagu, Doni juga menganjurkan agar masyarakat di Papua Barat untuk rutin mengonsumsi ikan laut seperti tuna, kakap, kerapu, cakalang, baramundi, dan jenis ikan lain yang melimpah di Papua Barat.

Bahkan, mengonsumsi ikan laut dapat meningkatkan imunitas tubuh, sebagai benteng pertahanan tubuh dalam melawan virus.

“Ada banyak jenis ikan di Papua Barat ini. Kalau warga Papua Barat mengonsumsi makanan yang berkualitas, saya jamin dapat terhindar daricCovid-19,” papar Doni.

Dalam kunjugan kerja di Provinsi Papua Barat yang juga berserta Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto, dan Komisi VIII dan IX DPR, Gugus Tugas Nasional juga menyerahkan bantuan untuk mendukung upaya percepatan penanganan covid-19 di ‘Provinsi Kepala Burung’ tersebut.

Adapun beberapa bantuan tersebut meliputi monitor pasien 1 unit, ventilator 3 set, humidifier 2 unit, masker noninflasif 2 unit, mesin PCR 1 unit, reagen PCR 1.536 tes, RNA 1.500 tes, VTM + Swab 1.500 tes, alat rapid tes sebanyak 1000 tes, masker KN 95 sebanyak 1000 lembar, masker bedah sebanyak 210.000 lembar dan masker kain sebanyak 45.000 lembar.

Usai melakukan kunjungan kerja di Manokwari, Ketua Gugus Tugas Nasional beserta rombongan kemudian bertolak menuju Sentani dan Jayapura dengan agenda meninjau pengorperasian alat pengasap ikan dan alat pengolah sagu bagi warga Kampung Sereh Sentani yang terdampak banjir bandang 16 Maret 2019 silam, dilanjutkan rapat koordinasi penanganan covid-19, bersama jajaran pemerintah daerah Provinsi Papua. (OL-1)

Baca Juga

Ist

PTI Beri Pelatihan Wirausaha Kulirer kepada Sahabat Disabilitas

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 05:58 WIB
Berkolaborasi dengan  sekolah Highscope Bintaro, pelatihan ini diadakan antara lain untuk menjadi bagian dalam mengatasi kondisi...
Dok Kemendikbud

Bersama Hadapi Korona, Bersama Bangkitkan Bangsa

👤S2-25 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 05:21 WIB
Meski dalam kondisi situasi pandemi, visi dan misi Presiden dan Wakil Presiden dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan...
Instagram/NIKIZEFANYA

Niki Rekaman Single tanpa Metronom

👤MI 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 04:40 WIB
PENYANYI Niki 21, melakukan sekali rekaman untuk single Lose yang dirilis pada Kamis...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya