Rabu 08 Juli 2020, 01:55 WIB

GTPP Covid-19 Bali telah Lakukan 161 Ribu Tes Cepat

Arnoldus Dhae | Nusantara
GTPP Covid-19 Bali telah Lakukan 161 Ribu Tes Cepat

ANTARA
GTPP Covid-19 Bali gencar melakukan tes cepat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

 

GUGUS Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali hingga kini telah melakukan uji cepat (rapid test) terhadap 161.526 orang. Gencarnya rapid test ini bertujuan mempercepat penelusuran orang atau masyarakat yang sempat kontak dengan pasien positif Covid-19 sehingga mempermudah penanganannya serta mempercepat proses memutus mata rantai penyebarannya.

Rapid test dilaksanakan khususnya menyasar klaster-klaster penyebaran Covid-19 seperti pasar tradisional, desa dan banjar. Rapid test juga dilaksanakan untuk keperluan perjalanan, Pekerja Migran Indonesia (PMI), atas permintaan sendiri, dan lain sebagainya.

"Sedangkan yang sudah diuji tes swab sebanyak 34.974 orang," ungkap Ketua Harian GTPP Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Selasa (7/7).

Berdasarkan hasil test terhadap lebih dari 195 ribuan orang atau test tersebut, lanjut Dewa Indra, secara kumulatif ditemukan 1.940 orang positif Covid-19 yang terdiri dari 1.920 orang WNI dan 20 orang WNA. Apabila dirinci WNI yang positif Covid-19 terdiri dari 295 orang PMI, 1.564 orang transmisi lokal, 61 orang Pelaku Perjalanan Dalam Negeri.

"Hari ini (7/7) ada penambahan pasien positif 40 orang WNI yang terdiri dari 39 orang transmisi lokal dan 1 orang Pelaku Perjalanan Luar Negeri. Secara kumulatif jumlahnya menjadi 1.940 orang," ujar Dewa Indra.

Sementara itu penambahan jumlah pasien yang sembuh pada hari ini sebanyak 60 orang WNI yang terdiri dari 57 orang transmisi lokal, 2 orang Pelaku Perjalanan Luar Negeri dan 1 orang Pelaku Perjalanan Dalam Daerah. Secara kumulatif jumlah pasien sembuh mencapai jumlah 1.034 orang.

Disebutkan juga, saat ini kasus aktif atau jumlah pasien dalam perawatan berjumlah 881 orang. Pasien dalam perawatan kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) yang dikarantina berjumlah 730 orang. Mereka dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Gran Mega dan BPK Pering. Sedangkan yang dirawat di RS Rujukan atau pasien dengan gejala sebanyak 151 orang, yang dirawat di 14 rumah sakit rujukan yang tersebar di 9 Kabupaten/Kota se Bali.

"Pasien meninggal bertambah 2 orang WNI transmisi lokal. Secara kumulatif korban meninggal berjumlah 25 orang yang terdiri dari 23 orang WNI dan 2 orang WNA," ungkap Dewa Indra. (R-1)

Baca Juga

DOK MI

Pemkab Cianjur Kejar Target 10 Ribu Swab Test

👤 Benny Bastiandy 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 02:50 WIB
Pemkab Cianjur akan meminta bantuan pengadaan alat tes usap ke Pemprov Jabar. Alat tes usap diperlukan untuk memenuhi target jumlah...
DOK MI

Pelayanan RSUD Cibabat Cimahi Kembali Dibuka

👤Depi Gunawan 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 02:30 WIB
RSUD CIbabat Cimahi sempat ditutup selama tiga hari pascabelasan pegawai terkonfirmasi positif virus korona...
DOK MI

Jelang Pilkada, Perguruan Silat di Sidoarjo Deklarasi Damai

👤Heri Susetyo 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 02:16 WIB
Deklarasi damai belasan perguruan silat dilakukan untuk menjadi situasi di Sidoarjo akan tetap kondusof jelang digelarnya pemilihana kepala...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya