Selasa 07 Juli 2020, 22:25 WIB

Tidak Pakai Masker di Tuban Dihukum Menyapu Jalan

Ahmad Yakub | Nusantara
Tidak Pakai Masker di Tuban Dihukum Menyapu Jalan

MI/Bary Fathahilah
Pelanggar protokol kesehatan dihukum menyapu jalan di Depok

 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jawa Timur, memberikan sanksi tegas bagi warga yang tertangkap tangan melanggar protokol kesehatan. Pemkab melalui Satpol PP memberi sanksi warga yang tidak memakai masker saat di area publik untuk menyapu jalan.

"Warga yang kedapatan tidak mengenakan masker akan dikenakan sanksi sosial berupa menyapu jalan raya dan hukuman sejenis lainnya," kata Kepala Satpol PP Kabupaten Tuban, Heri Muharwanto, Selasa (7/7).

Sanki tersebut, imbuhnya, berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 34 Tahun 2020 tentang Kewajiban Penggunaan Masker Selama Pandemi Covid-19. Hukuman yang diberikan tersebut berupa sanksi sosial, administrasi, dan pembinaan.

Baca juga: Enam Kecamatan Zona Hitam, dua Zona Merah di Karawang

Dari data Satpol PP Tuban diketahui bahwa rata-rata jumlah pelanggar mencapai 20 prang per hari.

Sanksi sosial berat lainnya, menurut Heri adalah pelanggar diminta turut memakamkan secara langsung pasien covid-19. "Tujuannya untuk memberikan efek jera dan mewajibkan pemakaian masker," tegasnya.

Seorang pemuda yang terkena sanksi, M Nur Huda, 17, asal Jenu, mengaku jera. Dia dan temannya dihukum membersihkan dan menyapu di pinggir jalan Protokol kota Tuban. "Saya kapok dan enggak akan mengulangi lagi," ujarnya.

Huda juga mengajak masyarakat lainnya supaya patuh dan selalu memakai masker saat di luar rumah agar tidak terkena sanksi sosial. "Agar tidak tertular atau menularkan virus covid-19," lanjutnya. (OL-14)

 

Baca Juga

MI/Dwi Apriani

Besi Pembatas Jalan di Ampera Rusak, BBPJN Anggarkan Rp40 Juta

👤Dwi Apriani 🕔Rabu 12 Agustus 2020, 16:44 WIB
BBPJN Sumsel telah menganggarkan Rp40 juta  untuk memperbaiki 135 bollard atau besi pembatas Jembatan Ampera yang rusak dan...
Antara

Muarojambi Mulai Terbakar

👤Solmi 🕔Rabu 12 Agustus 2020, 16:09 WIB
Hampir sepuluh hektare lahan di sekitar konsesi sebuah korporasi di Desa Kemingking Dalam, Kecamatan Taman Rajo, terpanggang semenjak...
ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani

Satu Keluarga Reaktif, Warga Perumahan di Cianjur Ikut Tes Rapid

👤Benny Bastiandy 🕔Rabu 12 Agustus 2020, 15:25 WIB
Kasus reaktif covid-19 bermula dari salah seorang warga yang memiliki anak tinggal di Bekasi. Setiap pekan si anak pulang ke Cianjur...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya