Selasa 07 Juli 2020, 22:27 WIB

Wapres: Pemerintah Siapkan Rp22 T untuk Digitalisasi Pemerintahan

Wapres: Pemerintah Siapkan Rp22 T untuk Digitalisasi Pemerintahan

INSTAGRAM/KYAI_MARUFAMIN
Wakil Presiden Ma’ruf Amin memanfaatkan teknologi digital saat mengisi ceramah dalam Pesantren Ramadan Online, Mei lalu.

 

WAKIL Presiden Ma'ruf Amin mengatakan pemerintah telah menyiapkan anggaran lebih dari Rp22 triliun untuk pengembangan teknologi digital dalam layanan pemerintahan, mulai dari reformasi birokrasi, penyampaian program sosial, hingga pendidikan.

"Pemerintah akan menyediakan dana sekitar Rp22 triliun lebih supaya itu (teknologi, red.) nanti sampai pelosok, dan itu bisa digunakan untuk layanan pemerintahan, birokrasi, sosial, dan lain-lain, terutama juga untuk pendidikan," kata Ma'ruf Amin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, hari ini.

Pengembangan teknologi digital, lanjut Ma'ruf, menjadi salah satu prioritas pembangunan pemerintah untuk menunjang perbaikan pelayanan publik, terutama pendidikan.

"Pemerintah terus berusaha untuk memajukan pendidikan dengan penggunaan teknologi yang mutakhir dan mengikuti perkembangan zaman," katanya.

Selain itu, dengan menguasai dan memanfaatkan teknologi dalam dunia pendidikan, maka dapat menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan global.

"Jadi, memang pendidikan (digital) harus dimulai untuk melahirkan tenaga kerja yang siap. Ke depan, salah satu upaya dalam reformasi birokrasi adalah layanan digital, birokrasi digital, pemimpin digital, pokoknya semuanya serba digital," katanya.

Wapres mengatakan sistem pendidikan berbasis digital juga dapat meminimalkan kesenjangan dan menciptakan pemerataan hak untuk mendapatkan akses pendidikan bagi masyarakat.

Sistem pendidikan berbasis digital diharapkan mampu mewujudkan pemerataan pendidikan di seluruh daerah serta dapat menghilangkan kesenjangan perbedaan tingkat pendidikan di masyarakat.

"Dengan digital mungkin juga bisa menghilangkan kesenjangan. Saya kira ini suatu upaya yang luar biasa dan sebagai suatu terobosan dan dampaknya akan mendorong pendidikan tinggi yang lain juga," ujarnya.(OL-4)

Baca Juga

Antara/Nova Wahyudi

KPK Telusuri Kepemilikan Barang Mewah Menantu Nurhadi

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Senin 03 Agustus 2020, 19:26 WIB
Penyidik KPK menggali informasi saksi terkait dugaan kepemilikan barang mewah Rezky Herbiyono. Seperti, tas merek Hermes dan kegiatan...
Antara/M. Risyal Hidayat

KPK Berharap Pedoman MA soal Hukuman koruptor Segera Diterapkan

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Senin 03 Agustus 2020, 19:17 WIB
KPK berharap agar pedoman itu bisa segera diterapkan hakim dan mampu mengatasi persoalan disparitas hukuman pelaku kasus...
MI/Susanto

Bamsoet Tegaskan Soal Usul Senpi Untuk Masyarakat, Ngawur

👤Retno Hemawati 🕔Senin 03 Agustus 2020, 19:08 WIB
Pernyataannya yang disampaikan saat berada di Bali untuk menggelar lomba asah kemahiran menembak bagi para pemilik izin khusus senjata api...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya