Selasa 07 Juli 2020, 21:05 WIB

Tiongkok Kehilangan Superstar Olahraga

Agus Triwibowo | Olahraga
Tiongkok Kehilangan Superstar Olahraga

AFP
Lin Dan

KEPUTUSAN pensiun pebulutangkis peraih dua medali emas Olimpiade Lin Dan mengakhiri era emas Tiongkok memiliki superstar olahraga, demikian dilangsir surat kabar 'Negeri Tirai Bambu' itu, Selasa (7/7).

Super Dan dianggap sebagai pebulutangkis terbaik sepanjang masa dan memutuskan gantung raket di usia 36 tahun, Sabtu (4/7). Lin Dan mengakhiri karier dengan torehan 66 gelar tunggal putra, termasuk lima kali menjadi juara dunia serta bercokol lama sebagai pemain nomor satu dunia.

Sebelum Lin Dan, Tiongkok juga memiliki superstar olahraga lain. Mereka yakni pebasket NBA Yao Ming, pelari gawang peraih emas Olimpiade Liu Xiang, serta petenis putra dengan koleksi dua gelar grandslam Li Na. Tetapi tiga superstar olahraga Tiongkok itu sudah mengakhiri karier sepanjang 10 tahun terakhir ini.

Kantor Berita Xinhua menyatakan, "Era superstar yang dulunya milik olahraga Tiongkok telah memudar. Kapan Lin Dan selanjutnya akan muncul? Atau kapan Yao Ming berikutnya, Liu Xiang, dan Li Na akan muncul?

"Di mana superstar olahraga Tiongkok berikutnya yang akan menciptakan memori kolektif untuk kita?" 

Empat atlet itu tidak hanya menjadi yang terbaik sejagat di olahraga masing-masing dan sangat terkenal di Tiongkok, juga berpengaruh di arena internasional. Keempat superstar itu, lanjut Xinhua, seperti jendela bagi dunia untuk mengenal Tiongkok.
 
Kini, atlet Tiongkok yang menonjol yakni pemain voli putri Zhu Ting yang berpotensi menjulang dan menyentuh level superstar. Satu nama lagi yakni perenang putra Sun Yang yang sudah sangat populer, namun saat ini sedang menjalani skorsing.

Perenang berusia 28 tahun itu sedang berjuang mengajukan banding terhadap skorsing delapan tahun karena menolak memberikan sample untuk tes doping. Juara dunia gaya bebas di tiga Olimpiade itu bakal berakhir kariernya di kolam renang jika kalah pada sidang banding yang diajukan di Pengadilan Federal Swiss.

Tiongkok masih memiliki beberapa juara dunia di cabang olah raga lain, setelah menempati posisi ketiga perolehan medali di belakang Amerika Serikat dan Inggris pada Olimpiade Rio De Janeiro 2016. Tetapi atlet Tiongkok itu tidak terlalu populer, bahkan di dalam negeri sendiri.

Pemain tenis meja putra Zhang Jike, tiga kali meraih emas Olimpiade seharusya bisa menyamai ketenaran Lin Dan, tulis the Oriental Sports Daily. Tetapi dengan usia 32 tahun sepertinya penampilan terbaiknya sudah lewat. Apalagi dia sempat berpikir pensiun pada 2016 silam, kendati kemudian berubah pikiran.

Karena itu, surat kabar di Tiongkok pun melontarkan pertanyaan, "Kapan penerus Lin Dan dan superstar olahraga Tiongkok selanjutnya kembali terlahir?"

"Pertanyaan itu mungkin tidak akan terjawab dalam waktu yang singkat." (AFP/R-2)

Baca Juga

AFP

Vettel akan Pakai Sasis Baru di Catalunya

👤Widhoroso 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 02:18 WIB
Di Sirkuit Siverstone pekan lalu, mobil Ferrari yang dikemudikan Vettel melintir dan mengalami benturan dengan pinggir lintasan (kerb) di...
AFP

Serena Jumpa Venus

👤MI 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 01:15 WIB
SERENA Williams akan menghadapi kakaknya, Venus Williams, di babak kedua turnamen tenis Top Seed Open di Lexington, Kentucky,...
ANTARA

Kemenpora Pahami Pencoretan Riau Ega Agatha 

👤MI 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 00:55 WIB
KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memperbolehkan induk cabang olahraga mengganti atlet yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya