Selasa 07 Juli 2020, 09:09 WIB

Mourinho Sebut Cekcok Lloris-Son Bentuk Saling Mengkritisi

Antara | Sepak Bola
Mourinho Sebut Cekcok Lloris-Son Bentuk Saling Mengkritisi

AFP/Adam Davy
Pelatih Tottenham Hotspur Jose Mourinho

 

PELATIH Tottenham Hotspur Jose Mourinho menyebut percekcokan antara penjaga gawang Spurs Hugo Lloris dan gelandang Son Heung-min sebagai hal yang baik.

Spurs yang unggul berkat gol bunuh diri Michael Keane membuat Lloris emosi. Hal itu dikarenakan para pemain langsung meninggalkan lapangan usai babak pertama. Lloris menyebut Son tak mau melapis Richarlison yang memiliki peluang menciptakan gol pada akhir babak pertama untuk Everton.

Mereka pun dipisahkan rekan-rekan satu timnya, namun setelahnya semua kembali tersenyum.

Mourinho, yang menjadi manajer kelima yang mencatat kemenangan ke-200 di Liga Premier dan yang tercepat kedua melakukan hal itu setelah Alex Ferguson, mendorong pemain-pemainnya untuk lebih kritis satu sama lain.

"Itu indah," kata Mourinho yang klubnya merangkak naik ke posisi delapan atau sembilan poin di bawah peringkat keempat.

"Kemungkinan besar itu (percekcokan) sebagai akibat dari pertemuan-pertemuan kami. Jika Anda ingin ada orang yang disalahkan, maka orang itu adalah saya. Saya mengkritik anak-anak saya, mereka tidak cukup kritis terhadap mereka sendiri," imbuhnya.

"Saya meminta dia untuk saling lebih menuntut. Son adalah anak yang hebat, semua orang menyukai Son tetapi sang kapten meminta Anda harus berbuat lebih dan memberi lebih kepada tim," tuturnya.

Baca juga: Cekcok Son dan Lloris Warnai Kemenangan Spurs Atas Everton

Mou berharap mentalitas para pemain semakin kuat. Ia pun mendorong pertukaran pandangan yang jujur di antara pemain-pemainnya. Mou menginginkan kemenangan tim berasal dari perjuangan dan kerja keras antarpemain.

"Sebuah tim berisi anak-anak baik dan anak-anak yang manis, satu-satunya yang mereka inginkan menang di akhir musim adalah piala fair play dan saya tak pernah tertarik menang seperti itu," ucapnya.

"Saya tidak suka tim yang tidak kritis. Yang terjadi pada babak pertama itu semestinya tak boleh terjadi di sini, itu harusnya terjadi cuma di dalam ruang ganti," tukasnya.(OL-5)

Baca Juga

AFP/LINDSEY PARNABY

Waspada Terkaman Serigala

👤Rahmatul Fajri 🕔Senin 10 Agustus 2020, 14:30 WIB
Laga sengit akan tersaji MSV Arena, Duisburg saat dua tim favorit Sevilla dan Wolverhampton bentrok di perempat final Liga Europa, Rabu...
AFP/Ina Fassbender

Lautaro Martinez Tegaskan Bahagia di Inter Milan

👤Rahmatul Fajri 🕔Senin 10 Agustus 2020, 12:43 WIB
Kabar tersebut sekaligus membantah isu mengenai kepindahan sang striker ke Barcelona yang ramai beberapa waktu...
AFP/Marco BERTORELLO

Juventus Berharap Pirlo Bisa Jadi Seperti Zidane dan Guardiola

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 10 Agustus 2020, 11:43 WIB
Pelatih Italia berusia 41 tahun itu menjadi pelatih skuad utama Juventus setelah sepekan ditunjuk sebagai pelatih La Vecchia Signora...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya