Selasa 07 Juli 2020, 06:15 WIB

Hadapi Kemarau, Lebih Baik dari Tahun Lalu

(HT/LD/RF/GL/N-2) | Nusantara
Hadapi Kemarau, Lebih Baik dari Tahun Lalu

LILIK DARMAWAN
PENYIAPAN EMBUNG-Embung yang berada di Desa Piasa Kulon, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng)

 

KABUPATEN Wonogiri, Jawa Tengah, lebih siap menghadapi kemarau dan bencana kekeringan. Tidak seperti tahun lalu, Plt Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sarwa Pramana menyatakan tahun ini Wonogiri tidak akan dilanda kekeringan parah.

"Wonogiri sudah membangun beberapa pipa dan pengolahan air tawar. Wonogiri yang selama ini menjadi ikon kekeringan, tahun ini tidak. Kekeringan tidak akan terlalu parah seperti tahun lalu," tegasnya.

Bulan Juli, saat angin musim kering mulai bertiup, Jawa Tengah sudah harus bersiap. "Kami mewaspadai krisis air bersih dan kebakaran hutan," ungkap Sarwa di Semarang, kemarin.

Peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofi sika sudah ditularkan ke kabupaten/kota. Pemerintah daerah dan BPBD diharapkan mulai membuka posko dan menyiapkan penyediaan air bersih. "Juli sudah masuk kemarau.

Tapi khusus untuk daerah Cilacap, Banyumas, masih ada hujan. Agustus seluruh Jawa Tengah kemarau," lanjutnya. BPBD Jawa Tengah sudah bersiap dengan 1.100 tangki air bersih, jumlah yang sama yang disediakan tahun lalu.

Imbaun BMKG dan BPBD Jawa Tengah juga membuat Banyumas lebih siap. Mereka mengantisipasi kemarau dengan 20 embung kecil yang dibangun dinas pertanian dan 13 embung yang dibuat dinas pekerjaan umum.

"Satu embung bisa mengaliri 5-6 hektare sawah. Petani bisa memanfaatkannya untuk menjaga sawahnya tetap produktif," kata Kepala Dinas Pertanian Widarso. Kepala Desa Piasa Kulon, Ratno, mengakui manfaat embung yang dibangun di wilayahnya. "Embung tidak hanya untuk persediaan air di musim kemarau, tapi juga dimanfaatkan petani untuk budi daya ikan."

Di Bangka Belitung, BPBD juga menyiapkan 18 mobil tangki air bersih. Jumlah ini lebih banyak jika dibandingkan dengan tahun lalu. "Pangkalpinang dan Bangka Barat menjadi dua daerah yang paling rawan dilanda kekeringan.

Tahun ini kami lebih siap melakukan intervensi karena jumlah mobil tangki air bersih sudah ditambah," kata Kepala BPBD Mikron Antariksa. Siap-siap juga dilakukan PDAM Sikka, Nusa Tenggara Timur. "Kami sudah punya 13 sumur bor. Untuk antisipasi kemarau tahun ini, kami bangun dua sumur bor lagi," kata Direktur PDAM Frans Laka. (HT/LD/RF/GL/N-2)

Baca Juga

MI/Reza Sunarya

Mayat Dalam Mobil Ternyata Pelaku Perampokan

👤Reza Sunarya 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 19:55 WIB
Warga Kampung Cikopak, Desa Mulyamekar, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta Jawa Barat digegerkan dengan ditemukannya sesosok...
Antara/Asep Fathulrahman

Agam Surplus Beras di Tengah Pandemi Covid-19

👤Yose Hendra 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 19:50 WIB
Pandemi covid-19 ternyata tidak memengaruhi produksi beras petani di Kabupaten Agam. dalam tiga bulan terakhir, Kabupaten Agam justru...
Antara

Diduga Kencing di Jalan, Truk BBM Pertamina Terbakar

👤Yoseph Pencawan 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 19:35 WIB
SEBELUM terbakar, diduga truk tangki tersebut kencing atau memindahkan BBM ke angkutan lain secara ilegal, di...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya