Selasa 07 Juli 2020, 05:45 WIB

Surabaya akan Terapkan Jam Malam Lagi

FAISHOL TASELAN | Nusantara
Surabaya  akan Terapkan Jam  Malam Lagi

antara
Petugas Satpol PP menghukum warga yang tidak mengenakan masker untuk push up saat Operasi Patuh Masker di Jalan Nyamplungan, Surabaya, Senin

 

TERUS melambungnya jumlah pasien positif covid-19 di Surabaya, Jawa Timur, memaksa pemerintah kota (pemkot) setempat kembali menerapkan jam malam. Saat ini jumlah pasien covid di Kota Surabaya mencapai 6.642 orang.

Berdasarkan data Gugus Tugas Provinsi Jawa Timur (Jatim), angka tersebut merupakan yang tertinggi se-Jatim, disusul Kabupaten Sidoarjo dan Gresik. Bahkan, setiap hari jumlah pasien positif covid-19 di Surabaya bertambah lebih dari 100 orang. Oleh karena itu, Pemkot Surabaya memandang perlu memberlakukan kembali jam malam seperti yang pernah dilakukan pada April-Mei lalu. "Perubahan Peraturan Wali Kota Nomor 28 Tahun 2020 tengah digodok

untuk memasukkan mekanisme jam malam berikut sanksinya," kata Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Irvan Widyanto, di Surabaya, kemarin.

Menurutnya, dalam perubahan peraturan itu segala hal akan diatur dengan jelas, termasuk sanksi terhadap pelanggar. Kebijakan tersebut dilakukan untuk mendisiplinkan masyarakat atas protokol kesehatan.

Pembatasan aktivitas malam hari itu bakal diberlakukan mulai pukul 22.00 WIB, kecuali untuk sektor kesehatan, logistik, atau kebutuhan utama masyarakat.

Tingginya jumlah penularan covid-19 di Jatim menuai komentar Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy meminta perguruan tinggi negeri dan swasta se-Jatim untuk memberikan masukan kepada pemerintah dalam penanganan pandemi itu.

Dalam pertemuan dengan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta se-Jatim, Muhadjir mengatakan, penanganan covid-19 di Jatim harus lebih serius.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, menegakkan disiplin protokol kesehatan dengan sanksi. Sedikitnya 22 pengendara sepeda motor maupun mobil yang tidak mengenakan masker dijatuhi sanksi sosial hingga penyitaan KTP, kemarin.

Para pelanggar protokol kesehatan itu terjaring dalam razia yang digelar di depan Kantor Kecamatan Krian. Sanksi sosial yang dijatuhkan antara lain membersihkan halaman Kantor Kecamatan Krian.

Klaster baru

Penambahan jumlah kasus positif covid-19 juga bermunculan dari klaster baru. Di Kabupaten Tuban, pada Sabtu (4/7), terjadi penambahan lima orang, tiga di antara mereka berasal dari klaster Widang dan dua lagi dari klaster baru, yaitu Pasar Plumpang.

Tiga klaster baru juga ditemukan di Kota Semarang, Jawa Tengah. Klaster baru itu terdiri dari tiga perusahaan dengan ratusan pekerjanya positif korona. bahkan, meningkatnya kasus covid-19 di Kabupaten Banyumas membuat pemkab setempat mengaktifkan kembali Gedung Olahraga (GOR) Satria sebagai tempat karantina, mulai hari ini.

Kasus baru itu umumnya muncul pada orang tanpa gejala. Di sisi lain, Pemkot Makassar, Sulawesi Selatan, baru melakukan langkah serius menekan penyebaran covid-19 dengan mencanangkan gerakan bersama percepatan penanganan virus korona. Padahal, Makassar menjadi episentrum penyebaran korona di provinsi itu dengan angka positif covid-19 sebanyak 3.557 orang. (HS/YK/AS/LD/LN/X-10)

Baca Juga

Ilustrasi

Kasus Denny Siregar Dilimpahkan ke Polda Jabar

👤Adi Kristiadi 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 17:32 WIB
Polresta Tasikmalaya telah melimpahkan penanganan kasus dugaan tindak pidana penghinaan atau pencemaran nama baik yang dilakukan, oleh...
MI/Supardji Rasban

Kekeringan Petani Cabai Brebes Merugi

👤Sipardji Rasban 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 17:27 WIB
"Sekarang sekali panen cuma dapatnya dalam hitungan kilogram. Ya,paling banyak 10 kilogram sekali panen," ujar Kholidin yang...
MI/ BARY FATHAHILAH

Pedagang Pernak-pernik Kemerdekaan Terdampak Covid-19

👤M Taufan SP Bustan 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 17:20 WIB
Pedagang pernak-pernik untuk perayaan HUT ke-75 Republik Indonesia yang mulai menjamur di jalanan Palu, Sulawesi Tengah, mengaku sepi...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya