Selasa 07 Juli 2020, 02:10 WIB

Beijing Siap Hadapi Ancaman Washington di Laut China Selatan

Beijing Siap Hadapi Ancaman Washington di Laut China Selatan

AFP
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian

 

TIONGKOK menuduh Amerika Serikat (AS) memiliki motif tersembunyi ketika mengirim dua kelompok kapal induk ke Laut China Selatan yang disengketakan.

Dikutip South China Morning Post (SCMP), media pemerintahnya melaporkan bahwa Beijing siap menghadapi tantangan Washington. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian, Senin (6/7), mengatakan situasi di Laut China Selatan stabil.

"AS sengaja mengirim militer untuk latihan skala besar di Laut China Selatan dan untuk memamerkan kekuatannya. Mereka memiliki motif tersembunyi. AS menciptakan perpecahan di antara negara-negara di kawasan ini dan membuat militerisasi Laut China Selatan," ujarnya seperti dilansir SCMP.

Langkah AS itu dilakukan beberapa hari setelah Tiongkok memulai latihan yang berlangsung dari Rabu lalu hingga Minggu di dekat Kepulauan Paracel yang disengketakan. AS telah mengirim dua kapal induk, USS Ronald Reagan dan USS Nimitz, ke perairan yang disengketakan untuk latihan militer sejak Sabtu. Hal ini bersamaan dengan latihan yang diadakan Tiongkok di wilayah tersebut.

"Mereka telah melihat kita dan kita telah melihat mereka. Kami memiliki harapan bahwa kami akan selalu memiliki interaksi yang profesional dan aman. Kami beroperasi di perairan yang sangat padat, banyak lalu lintas laut dari segala jenis," kata Laksamana Muda James Kirk dari Nimitz.

Laksamana Muda George Wikoff, Komandan Strike Group USS Ronald Reagan, mengatakan latihan itu bertujuan menjaga keamanan regional. "(Latihan) menunjukkan sinyal yang jelas kepada para mitra dan sekutu kami bahwa kami berkomitmen terhadap keamanan dan stabilitas regional," ungkapnya dalam suatu wawancara.

Wikoff menolak menentukan area di mana operator akan beroperasi. Dia mengatakan latihan-latihan terbaru AS ialah tanggapan bukan pada latihan Tiongkok, melainkan terkait meningkatnya ketegasan militer Beijing di kawasan itu. (Van/SCMP/I-1)

Baca Juga

AFP/Ahmad GHARABLI

Ribuan Orang Israel Bergabung dalam Protes Anti-Netanyahu

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 06:53 WIB
Para pengunjuk rasa marah terhadap penanganan pemerintah atas krisis covid-19 dan mengatakan Netanyahu tidak boleh tetap menjabat saat...
AFP/STR

Demonstran di Libanon Serbu Gedung-Gedung Pemerintah

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 06:49 WIB
Namun, aksi pendudukan kantor Kementerian Luar Negeri itu hanya berlangsung selama kurang dari tiga...
AFP/Michele Spatari

Angka Kematian Akibat Covid-19 di Afsel Tembus 10 Ribu

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 06:37 WIB
Lebih dari setengah angka kematian yang dilaporkan pada Sabtu (8/8) itu berasal dari Provinsi KwaZulu-Natal (KZN) di tenggara...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya